Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Defisit APBN-P 2014 Lebih Rendah dari Target

Rabu, 7 Januari 2015 10:21 WIB
Dibaca 760

Monexnews - Dengan realisasi pendapatan negara sebesar Rp1.537,2 triliun dan realisasi belanja negara sebesar Rp1.764,6 triliun, maka realisasi defisit anggaran dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2014 mencapai Rp227,4 Triliun, atau 2,26 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Realisasi defisit anggaran tersebut tercatat lebih rendah dari target defisit anggaran dalam APBN-P 2014 yang sebesar Rp241,5 triliun, atau 2,40 persen dari PDB. “Yang juga penting, dengan defisit 2,26 persen artinya defisit di bawah target,” ungkap Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam konferensi pers ‘Perkembangan Perekonomian Terkini Serta Kinerja Realisasi APBNP Tahun 2014’ di kantornya, Senin (5/1).

Sementara itu, realisasi pembiayaan dalam APBN-P 2014 mencapai Rp246,4 triliun, atau Rp4,9 triliun lebih tinggi dari sasaran yang direncanakan dalam APBN-P 2014 sebesar Rp241,5 triliun. Realisasi pembiayaan tersebut berasal dari pembiayaan dalam negeri (neto) sebesar Rp261,7 triliun dan pembiayaan luar negeri (neto) sebesar negatif Rp15,4 triliun.

Dengan realisasi defisit anggaran sebesar Rp227,4 triliun dan realisasi pembiayaan anggaran yang mencapai Rp246,4 triliun tersebut, maka dalam pelaksanaan APBN-P 2014 terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp19 triliun. “Maka ada kelebihan pembiayaan, ada SiLPA besarnya Rp19 triliun,” ungkap Menkeu.(nv)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar