Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Defisit Niaga China Membengkak di Maret

Rabu, 10 April 2013 10:18 WIB
Dibaca 588

Monexnews - Angka defisit perdagangan China kian membengkak hingga $884 juta di bulan Maret, sementara nilai import justru melonjak hingga 14.1% dari tahun sebelumnya, menurut General Administration of Customs di hari Rabu (10/4).

Defisit tersebut meleset dari perkiraan surplus $14.7 miliar dari survei Dow Jones Newswires survei dan jauh dari proyeksi surplus $15.2 miliar yang di himpun oleh Bloomberg News. Padahal neraca di bulan Februari mencatatkan surplus sebesar $15.2 miliar.

Sementara nilai import China yang sempat anjlok lebih dari 15% di bulan Februari, kali ini mampu melewati angka estimasi dari survei Reuters yang memperkirakan +5.2%. Dan angka import sepanjang bulan Maret tercatat sebesar +14.1%. Sedangkan tingkat eksport naik sebesar 10% dibandingkan Maret tahun 2012 lalu, tipis di bawah ekspektasi Reuters sebesar 10.5%, dan jauh di bawah periode sebelumnya di angka 21.8%.

Rilis data hari ini cukup kontras dengan rilis data ekonomi China yang di rilis kemarin (9/4) yang dianggap khalayak pasar cukup memuaskan. Indeks harga konsumen (CPI) naik 2,1% dari tahun sebelumnya, lebih ringan dari angka 2,4% yang diproyeksikan dalam survei Dow Jones Newswires.

Namun angka tersebut menandai perlambatan yang cukup besar dibanding Februari yang tercatat 3,2%, meskipun masih di atas tingkat inflasi Januari pada 2%. Sedangkan indeks harga produsen (PPI), merosot 1,9%, meleset di bawah perkiraan Dow Jones Newswires yang menaksir turun 2%.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar