Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Defisit Perdagangan Indonesia Melebar

Jumat, 1 Maret 2013 10:52 WIB
Dibaca 433

Monexnews -Defisit perdagangan Indonesia melebar menjadi $170 juta di bulan Januari dari $155 juta di bulan lalu dikarenakan meningkatnya impor bahan bakar dan lemahnya permintaan untuk ekspor. Delapan ekonom yang disurvey Dow Jones Newswires memprediksi defisit perdagangan Indonesia sebesar $187.5 juta. 

Nilai import naik 6.82% di bulan Januari dari tahun lalu menjadi $15.55 miliar. Angka meningkat jika dibandingkan dengan angka bulan Desember kenaikan sebesar 0.22%, menurut biro pusat statistik. Nilai ekspor turun 1.24% menjadi $15.38 miliar. Penurunan sebesar 0.11% dari bulan sebelumnya. Impor minyak dan gas melambung menjadi $4.040 miliar di bulan Januari dari $2.99 miliar satu tahun sebelumnya, menurut data.

Impor barang-barang modal diantaranya alat-alat permesinan turun menjadi$2.63 miliar di bulan Januari dari $2.90 miliar setahun sebelumnya, menurut kepala biro pusat statistik, Suryamin. Ekonom mendesak pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar bersubsidi guna menekan konsumsi bahan bakar, dimana dapat membantu memangkas impor bahan bakar. Ekonom berpendapat defisit perdagangan menekan current account negara dimana hal ini akan menekan nilai tukar rupiah.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar