Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

Defisit Perdagangan Jepang Melebar Ke Rekor Tertinggi

Kamis, 20 Februari 2014 8:57 WIB
Dibaca 484

Monexnews -

Defisit perdagangan Jepang melebar ke rekor tertinggi di bulan Januari seiring melonjaknya nilai impor yang akan semakin membebani kampanye Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mendorong permulihan yang berkelanjutan.

Defisit sebesar $2.79 triliun yen ($27.3 milyar) adalah yang di laporkan oleh kementrian perekonomian di Tokyo yang mana itu melampaui estimasi median dalam survey Bloomberg terhadap 28 ekonom yang menyerukan pembacaan defisit 2.49 triliun yen. Nilai impor naik 25 persen dari setahun yang lalu dan pengiriman keluar negeri meningkat sebesar 9.5 persen.

Penurunan pada yen telah mendorong kenaikan nilai impor, sedangan ekspor negara tersebut terlihat hanya naik terbatas dari penurunan mata uang yang tergelincir lebih dari 20 persen terhadap dollar dalam dua tahun terakhir. Defisit perdagangan yang berkontribusi terhadap perekonomian jepang tumbuh kurang dari perkiraan 1 persen di kuartal ke empat, menggarisbawahi adanya resiko bahwa Abenomics mungkin goyah setelah kenaikan pajak penjualan di bulan April yang akan meredam konsumsi.

“Jepang dapatkan dampak yang kurang baik dari transformasi pada kebijakan energi,” kata Naohiro Niimura, mitra kerja di Market Risk Advisory Co. di Tokyo. “Tren seperti ini pada neraca perdagangan Jepang akan terus berlangsung untuk sementara, mengikis kekuatan ekonomi sedikit demi sedikit.”

Menjelang data di rilis pada hari ini, perkiraan median dari analis untuk pembacaan kenaikan sebesar 12.7% pada ekspor dan kenaikan 22.7% pada impor-

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar