Selasa, 12 Desember 2017

world-economy  World Economy

Defisit Perdagangan Jepang Melebar Seiring Kenaikan Tingkat Impor

Senin, 19 Agustus 2013 8:18 WIB
Dibaca 1096

Monexnews - Tingkat ekspor Jepang naik 12.2% di bulan Juli dari setahun lalu, menurut data dari Menteri Keuangan pada hari Senin, didukung oleh pelemahan yen dan pemulihan pada perekonomian luar negeri.

Kenaikan pada sektor ekspor dibandingkan dengan perkiraan ekonom untuk kenaikan sebesar 13.1%. Tingkat impor naik sebesar 19.6% di bulan Juli dari setahun lalu, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan sebesar 15.4. Trade balance mencetak defisitsebesar 1.02 trilyun yen dibandingkan dengan perkiraan untuk defisit sebesar 785.6 milyar yen. Yen melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah data menunjukkan defisit perdagangan Jepang melebar di bulan Juli ke level paling lebar dalam 6 bulan.

            Kekuatan perekonomian Jepang akan menjadi kunci bagi keputusan Perdana Menteri Shinzo Abe bulan depan mengenai kenaikan pajak penjualan menjadi 8% di bulan April dari 5% saat ini. Kenaikan pajak ini beresiko menghambat pemulihan yang terbantu oleh menguatnya sektor ekspor, seiring Jepang menunjukkan tanda-tanda yang muncul dari deflasi selama 15 tahun.

            “Efek dari pelemahan yen telah mulai mendorong volume ekspor,” ucap Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom pada Itochu Corp. di Tokyo. “Tantangannya adalah apakah Jepang akan dapat mengatasi deflasi dan mencapai pemulihan yang berkelanjutan pasca kenaikan pajak penjualan.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar