Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Demonstran Beri Ultimatum ke Pemerintah Hong Kong

Kamis, 2 Oktober 2014 13:48 WIB
Dibaca 542

Monexnews - Demonstrasi yang dilakukan oleh aktivis pro-democrasi masih berlangsung di Hong Kong sampai dengan hari Kamis. Tuntutan mereka masih sama, yakni mendesak kepala pemerintahan untuk mundur sesegera mungkin. 

Demonstran bahkan mengancam akan meningkatkan gelombang unjuk rasa apabila aspirasinya tidak dipenuhi selambatnya tengah malam nanti. Pemerintah sendiri menolak untuk menuruti titah pengunjukrasa dan bersikeras bahwa Chief Executive Leung Chun-ying tidak akan lengser dari posisinya. Namun otoritas kota berjanji akan mencari solusi terbaik walaupun sampai sekarang pihak demonstran tidak mau diajak bernegosiasi. "Kami sudah membuka pintu (perundingan). Sekarang tergantung pada mereka," ujar seorang pejabat pemerintahan Hong Kong.

Unjuk rasa sudah memasuki hari ke-7, dan belum ada titik temu terkait aspirasi pro-demokrasi. Ribuan Demonstran masih menduduki area-area strategis sehingga kondisi semakin mencekam. Mereka tidak ingin kalau pemerintah China ikut campur dalam urusan pemilihan kepala pemerintahan Hong Kong walaupun secara historis negaranya pernah jadi bagian dari Tiongkok. Apabila sampai tengah malam nanti tidak ada respon positif dari pemerintah, aktivis mengancam akan menduduki kantor-kantor strategis dan melakukan protes lebih keras.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar