Jumat, 15 Desember 2017

world-economy  World Economy

Desember 2013, Surplus Perdagangan RI Ukir Rekor Terbaik

Senin, 3 Februari 2014 12:27 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Sektor perdagangan Republik Indonesia mencatat surplus di bulan terakhir 2013. Sesuai hasil pengumuman Badan Pusat Statistik, jumlah surplus Desember naik nyaris dua kali lipat menjadi $1.52 miliar dibandingkan catatan bulan November yang hanya sebesar $789.3 juta.

Hasil laporan data perdagangan hari ini cukup mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya 10 ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal hanya memperkirakan surplus sebesar $729.5 juta. Kombinasi antara kenaikan volume ekspor dan penurunan konsumsi impor menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil data di bulan Desember 2013.

Ekspor Desember tercatat sebesar $16.98 miliar atau naik signifikan 10.33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan lebih tinggi 6.56% dibandingkan hasil bulan sebelumnya. Sementara volume impor turun 0.79% dibandingkan Desember 2012 menjadi hanya $15.46 miliar. Namun jika dibandingkan dengan catatan bulan November lalu, arus impor masih tergolong kuat karena lebih tinggi 2.04%.

Surplus bulan Desember merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2013. Upaya pemerintah untuk menggerus jumlah defisit neraca transaksi berjalan bisa dikatakan sukses untuk sementara waktu. Apabila kinerja perdagangan bergerak konsisten, maka kurs Rupiah bisa kembali menguat terhadap Dollar secara bertahap dan keseimbangan neraca lebih terjaga. Beberapa ekonom dan kalangan perbankan sempat memprediksi nilai current-account deficit akan menyempit ke bawah 3% dari total gross domestic product tahun 2014 atau lebih rendah dibandingkan estimasi sebelumnya yang dipaparkan pada tahun 2013 lalu, yakni sebesar 3.4% .

Namun jika dihitung selama satu tahun penuh, trade deficit masih membengkak ke rekor baru, $4.06 miliar dari total defisit tahun 2012 yang hanya $1.65 miliar. Penurunan ekspor tahunan yang mencapai 3.92% pada angka $182.57 miliar menjadi biang penyebab bertambahnya jumlah defisit neraca. Adapun volume impor untuk tahun 2013 melemah 2.64% dibandingkan setahun sebelumnya pada angka $186.63 miliar.


[Nilai tukar Rupiah saat ini terpantau pada posisi 12.200 per US Dollar (Reuters)]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar