Selasa, 17 Januari 2017

world-economy World Economy

Diprediksi Surplus, Sektor Perdagangan RI Justru Cetak Defisit

Senin, 2 Juni 2014 11:40 WIB
Dibaca 388

Monexnews - Volume ekspor Indonesia ke luar negeri menurun untuk periode April 2014. Kombinasi antara penurunan ekspor tersebut dan kenaikan impor bulanan menyisakan defisit perdagangan $1.97 miliar atau lebih buruk dibandingkan ekspektasi pelaku pasar, yang memperkirakan surplus $260 juta.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa saat lalu, nilai ekspor Indonesia bbulan April 2014 adalah sebesar US$14.29 miliar atau mengalami penurunan sebesar 5.92% dibanding ekspor Maret 2014. Demikian juga bila dibandingkan dengan April 2013, nilai ekspor turun sebesar 3.16%. Ekspor nonmigas anjlok 7.09% dibandingkan Maret 2014 menjadi US$11.66 miliar. Demikian juga bila dibandingkan dengan nilai ekspor nonmigas April tahun lalu, angkanya turun sebanyak 5.26%.

Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia untuk periode Januari hingga April 2014 adalah sebesar US$58.59 miliar atau menurun 2.63 dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas, angkanya mencapai US$48.09 miliar atau menurun 3.0%. Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2014 terhadap Maret 2014 terjadi pada produk lemak dan minyak hewan/nabati yakni sebesar US$916,5 juta (45.02%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada komponen alas kaki yaitu sebesar US$81.7 juta (29.49%).

Adapun ekspor nonmigas ke Amerika Serikat April 2014 mencapai angka terbesar yaitu US$1.38 miliar, disusul Tiongkok dengan US$1.27 miliar dan Jepang, sebesar US$1.17 miliar. Kontribusi ketiganya mencapai 32.76% terhadap total ekspor ke lar negeri. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) hanya sebesar US$1.28 miliar. Ekspor hasil industri periode Januari hingga April 2014 naik sebesar 3.22% dibanding periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor hasil pertanian naik 3.31% dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun sebesar 26.15%.

Di sisi lain, nilai impor Indonesia untuk April 2014 justru naik 11.93% dibandingkan Maret 2014 ke angka US$16.26 miliar. Namun bila dibandingkan April tahun lalu, impor tercatat turun 1.26%.

Impor nonmigas April 2014 mencapai US$12.56 miliar atau naik 19.32% dibandingkan Maret 2014. Sedangkan bila dibandingkan April 2013, impor nonmigas turun 2.11%. Sementara impor migas April 2014 mencapai US$3.70 miliar atau turun 7.55% dibanding Maret 2014. Sedangkan bila dibandingkan dengan impor April 2013, angkanya naik 1.76%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar