Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Diprediksi Surplus, Sektor Perdagangan RI Justru Defisit $440 juta

Senin, 3 Maret 2014 11:34 WIB
Dibaca 408

Monexnews - Kalau hasil data inflasi Indonesia untuk bulan Februari tercatat positif, maka tidak demikian halnya dengan laporan perdagangan untuk bulan Januari 2014. Menurut pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) pagi ini, sektor perdagangan nasional mengalami defisit $440 juta atau bertolak belakang dengan ekspektasi pasar, yang memperkirakan surplus $600 juta.

Volume ekspor bulan Januari tercatat turun sebesar $14.48 miliar atau lebih rendah 14.63% dibandingkan catatan bulan Desember 2013 lalu di angka $14.92 miliar. Sementara untuk periode tahunan, ekspor melemah 5.8% atau masih lebih baik dibandingkan ekspor (on year) Januari yang turun sampai 14.6%. Impor bulan Januari turun 3.5% (on year) dan melemah 3.5% dibandingkan bulan Desember 2012. 

Ekspor nonmigas Januari 2014 mencapai US$11.99 miliar atau turun 11.60% dibanding bulan Desember. Penurunan terbesar ekspor nonmigas Januari 2014 terhadap Desember 2013 terjadi pada bijih, kerak dan abu logam sebesar US$685.2 juta (70.13%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar U$146.7 juta (31.92%). Ekspor nonmigas ke China Januari 2014 mencapai angka terbesar yaitu US$1.82 miliar, disusul Amerika Serikat US$1.29 miliar dan Jepang US$1.20 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 35.95%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar