Kamis, 25 Mei 2017

world-economy  World Economy

Diskon Separuh Harga, Toko Gucci di China Diserbu Pembeli

Kamis, 28 Mei 2015 12:48 WIB
Dibaca 4794

Monexnews - Tingginya pertumbuhan golongan ekonomi menengah dan atas di China membuka ruang bagi merek-merek premium untuk meraup laba di sana. Brand mahal kenamaan seperti Prada dan Chanel bahkan berani memberikan diskon besar untuk mematok reputasinya di negara perekonomian terbesar Asia itu.

Menyusul kebijakan dua pesaingnya itu, Gucci, ikut menawarkan diskon sampai 50% mulai hari ini di China. Promosi itu dimanfaatkan oleh 'penggila' merek mahal untuk menambah koleksinya.

Toko Gucci di Shanghai, Beijing, Chengdu dan kota besar lainnya menurunkan harga beberapa barang dagangannya hingga separuh. Diskon ini menjadi promosi terbesar yang pernah dilakukan oleh merek asal Italia itu sejak pertama kali merambah China di tahun 1996. Meski berasal dari negeri spaghetti, Gucci sendiri sekarang berada di bawah perusahaan induk asal Prancis, Kering.

Sale Gucci membuat antrian panjang di depan toko-tokonya di China. Calon pembeli di kota Chengdu bahkan rela antri sejak dinihari hanya untuk mendapatkan barang incarannya. Hal yang sama sempat terjadi kala Chanel, Christian Dior dan Prada memberikan diskon besar beberapa waktu lalu untuk mengerek angka penjualan di Tiongkok. Omset produsen barang premium memang sedang turun belakangan ini karena konsumen memangkas anggaran belanjanya. Lebih dari itu, mereka juga lebih suka beli produk high-end secara online atau ketika plesir ke luar negeri karena harganya dianggap lebih murah ketimbang membelinya langsung di gerai resmi. Dengan membeli secara online atau langsung di luar negeri, mereka bisa berhemat karena tidak terkena pajak dan biaya lain seperti jika memborongnya langsung di China. Dengan adanya sale besar-besaran ini, merek premium semacam Gucci ingin merangsang konsumennya kembali mengunjungi toko-tokonya. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar