Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Diskusi Nuklir Iran akan Berlanjut di Awal September

Rabu, 23 Juli 2014 18:03 WIB
Dibaca 638

Monexnews - Iran pada hari rabu mengatakan diskusi nuklir dengan enam negara dunia akan kembali berlanjut di awal September, menurut stasiun televisi lokal, setelah kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan selama empat bulan kedepan untuk mencoba mencapai kesepakatan akhir mengenai program nuklir Teheran. Kesepakatan awal telah berakhir pada hari Minggu lalu namun diperpanjang dengan sejumlah perubahan, setelah kedua belah pihak pada negosiasi di Vienna gagal untuk memenuhi batas waktu tanggal 20 Juli untuk mencapai kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri krisis nuklir yang berumur satu dekade tersebut.

"Perpanjangan diskusi ini menunjukkan atmosfer positif," ucap juru bicara Menteri Luar Negeri Iran, Marzieh Afkham pada konferensi pers mingguan. Ia mengatakan perbedaan terbesar antara kedua belah pihak adalah mengenai kapasitas. Iran mengatakan pihaknya hanya mengumpulkan uranium untuk menjadi bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir dan reaktor riset, bukan untuk mengembangkan senjata nuklir seperti yang dicurigai oleh pihak Bara. Enam negara beasr dunia, AS, Perancis, China, Rusia, Jerman, dan Inggris, menginginkan Iran untuk mengurangi program pengumpulan uraniumnya secara signifikan untuk memastikan pihaknya tidak dapat memproduksi bom nuklir. Sejumlah permasalahan lain yang belum disepakati termasuk reaktor Arak, pelonggaran sanksi dan situs penyerapan Fordow, ucap Afkham. Iran ingin agar sanksi terhadap perekonomian yang mengandalkan minyak tersebut dicabut sesegera mungkin. Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius pekan lalu mengatakan bahwa diskusi akan berlanjut di bulan September namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar