Sabtu, 21 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Draghi Mendorong ECB Untuk Semakin Dekat Ke Arah QE

Senin, 25 Agustus 2014 15:57 WIB
Dibaca 507

Monexnews -

Draghi hanya mendorong European Central Bank semakin dekat ke arah pelonggaran kuantitatif.

Dengan data euro pada pekan ini yang bersiap menunjukkkan inflasi terlemah sejak tahun 2009, Presiden ECB menggunakan profil tertinggi konfrensi bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, untuk memperingatkan bahwa investor bertaruh pada harga "yang di pamerkan turun secara signifikan."

Bursa saham naik dan yield obligasi serta euro turun seiring komentar tersebut telah memicu spekulasi bahwa ECB pada akhirnya akan menuju ke sebuah bentuk stimulus moneter yang sudah lama mereka hindari. Draghi sebelumnya telah mengatakan bahwa jika outlook inflasi memburuk dalam jangka menengah itu akan berikan sebuah alasan untuk pembelian aset secara luas.

Pidato pada tanggal 22 Agustus "telah menjadi peristiwa penting dan menandai titik balik dari retorika ECB," kata Philippe Gudin, kepala ekonom Eropa di Barclays Plc di Paris. "Kami pikir bahwa perkembangan ekonomi akhir-akhir ini telah meningkatkan kesempatan dari tindakan QE pada langkah selanjutnya oleh mereka."

Inflasi zona Euro melambat ke level 0.3% pada bulan ini, itu jauh di bawah target ECB di level 2%, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg menjelang laporan tanggal 29 Agustus. Data lainnya pada pekan ini di prediksi akan menunjukkan tingkat pengangguran bertahan di dekat rekor tertinggi dan tingkat kepercayaan ekonomi turun. GDP di zona Euro akan stagnan di kuartal kedua.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar