Jumat, 21 Juli 2017

world-economy  World Economy

Draghi Mendorong Kemungkinan Terjadinya Stimulus Walaupun Ekonomi Pulih

Senin, 12 Mei 2014 16:18 WIB
Dibaca 598

Monexnews -

Pertumbuhan ekonomi di zona euro yang tercepat dalam tiga tahun terakhir mungkin tidak akan cukup untuk menghentikan Mario Draghi dari kebijakan pelonggaran moneter.

Bahkan dengan data pekan ini yang di prediksi akan menunjukkan ekspansi yang berakeselerasi di kuartal pertama, presiden Bank Sentral Eropa tampaknya akan mendorong maju langkah-langkah yang dapat berkisar dari pemangkasan suku bunga hingga ke suntikan likuiditas. Inflasi yang terjebak pada kurang setengah dari target bank sentral untuk sebuah kebangkitan ekonomi masih terlihat terlalu lambat, menurut para ekonom dari UniCredit SpA dan UBS AG. 

“Ekonomi yang pulih tipis tampaknya tidak akan banyak berubah,” kata Marco Valli, kepala ekonom zona Euro di UniCredit di Milan, yang memperkirakan ECB akan memangkas suku bunga acuan atau tingkat bunga deposito di bulan Juni. “ECB menjadi samakin toleran terhadap inflasi rendah. 

Draghi saat ini sedang berjuang untuk mencegah periode berkepanjangan dari turunnya kenaikan harga yang telah membuntuti pemulihan ekonomi di kawasan zona Euro sebelum itu semakin berakar. Deklarasi dia pada pekan lalu adalah bahwa para pejabat “nyaman” dengan mengambil tindakan di bulan Juni, ini menunjukkan bahwa kebijakan terbaru akan terjadi dalam waktu dekat.

Sebanyak tiga perempat dari para responden terbaru dalam jajak pendapat Bloomberg Markets Global Investor, yang melakukan survey terhadap para trader, banker, dan manajer keuangan yang berlangganan layanan Bloomberg Professional, mengatakan bahwa deflasi adalah ancaman yang lebih besar kepada wilayah zona Euro daripada inflasi 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar