Kamis, 19 Januari 2017

world-economy World Economy

Draghi: Resiko Deflasi Akan Mereda Seiring Perekonomian Pulih

Kamis, 6 Maret 2014 22:44 WIB
Dibaca 589

Monexnews - Presiden European Central Bank Mario Draghi mensinyalkan bahwa resiko deflasi di zona euro mereda untuk saat ini setelah perkiraan baru menunjukkan tingkat inflasi akan mendekati target bank sentral pada akhir tahun 2016. “Data yang dirilis sejak pertemuan kebijakan terakhir sebagian besar positif,” ucapnya pada wartawan di Frankfurt hari ini setelah bank sentral mempertahankan tingkat suku bunga pada 0.25%. Ia juga mengindikasikan bahwa pasar keuangan masih terkendali saat ini, yang berarti mengurangi kebutuhan untuk kebijakan likuiditas darurat.

Draghi sedang menghadapi ancaman deflasi apda perekonomian yang sedang pulih dari krisis hutang yang mengancam kesatuan Uni Eropa kurang dari 2 tahun lalu. Proyeksi baru ECB menggarisbawahi pandangan Draghi bahwa blok euro akan terhindar dari periode penurunan harga seperti di Jepang seiring momentum perekonomian bertambah kuat.

“Kami telah dan masih mengambil langkah awal yang tegas pada sisi kebijakan moneter,” ucap Draghi. “Informasi yang diterima mengkonfirmasi bahwa pemulihan moderat pada perekonomian zona euro sejalan dengan penilaian kami sebelumnya.” Draghi mengatakan laju inflasi akan berada di sekitar 1.7% hingga akhir tahun 2016, konsisten dengan target ECB untuk menja kenaikan harga tahunan di bawah namun dekat dengan 2%. Proyeksi tersebut lebih dari dua kali lipat laju inflasi di bulan Februari, saat tingkat harga konsumen naik sebesar 0.8%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar