Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Dua Bank BUMN China Mulai Beri Keringanan untuk Kredit Rumah

Kamis, 25 September 2014 16:38 WIB
Dibaca 450

Monexnews - Dua bank BUMN China dilaporkan meminta kantor cabangnya untuk meningkatkan jumlah kredit perumahan demi menggairahkan industri properti. Agricultural Bank of China Ltd. dan Bank of China berkomitmen untuk menggenjot jumlah permintaan kredit hunian se-maksimal mungkin. 

Cara yang dilakukan oleh keduanya adalah dengan memberi keringanan kredit kepada calon pembeli rumah agar masyarakat kembali berminat memiliki rumah. Masih nelum diketahui apakah strategi ini akan diikuti oleh dua bank pemerintah lainnya, yakni Industrial & Commercial Bank of China Ltd. dan China Construction Bank Corp. yang dikenal rajin menawarkan pinjaman kredit kepada nasabahnya masing-maisng.

Kebijakan bank-bank tersebut merupakan instruksi pemeirntah, yang ingin agar industri perumahan kembali bergairah. Seperti diketahui, perekonomian China tumbuh 7.4% (year-over-year) di semester pertama 2014 atau lebih rendah dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu, 7.7%. Pengamat ekonomi memperingatkan bahwa penurunan minat beli properti dapat menekan perekonomian nasional sehingga pemerintah dituntut untuk lebih memperlonggar aturan di bisnis perumahan. Pasalnya, sektor properti berkontribusi lebih dari seperempat pemasukan ekonomi China, mulai dari hulu ke hilir. Sektor ini melibatkan begitu banyak jenis usaha dari skala kecil hingga menengah seperti alat-alat bangunan, disain interior hingga perkakas rumah tangga.

Angka penjualan rumah di China turun 10.9% di delapan bulan awal 2014 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Oleh karena itulah, pemerintah pusat dalam beberapa bulan terakhir memperlonggar aturan ketat yang dulu diberlakukan di tengah kekhawatiran bubble sektor perumahan. Pada bulan Mei, bank sentral telah bertemu dengan pejabat bank-bank komersial untuk merumuskan cara terbaik yang bisa meningkatkan pengajuan kredit rumah.

Lebih dari 30 pemda sudah memberi keringanan untuk kepemilikan rumah melalui fasilitas suku bunga preferensi yang lebih rendah. Strategi ini dianggap sebagai jalan terbaik setidaknya sampai pemerintah pusat akhirnya benar-benar mengucurkan stimulus ekonomi yang lebih besar ketimbang pemangkasan reserve requirement ratios dan penyuntikan likuiditas langsung ke kas bank-bank komersial.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar