Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

Dua Pekan Jelang Pemilu Yunani, Samaras Masih Kalah Suara Dengan Tsipras

Selasa, 13 Januari 2015 1:03 WIB
Dibaca 695

Monexnews - 

Dalam dua pekan terakhir menjelang pemilu tanggal 25 Januari,  hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras sejauh ini dia gagal untuk memperkecil jumlah suara yang dipimpin oleh lawan utamanya yaitu Alexis Tsipras dari partai Syriza.

Hasil jajak pendapat terpisah yang dilakukan oleh Kapa Research dan Alco menempatkan Alexis Tsipras dari Syriza unggul dari Samaras dari partai New Democracy dengan persentase selisih sebesar 2.6% dan 3.2% untuk masing-masing, keduanya hanya sedikit berubah. Survei Kapa yang dilakukan kemarin untuk surat kabar To Vima,  yang berjalan di bawah headline halaman depan dengan tulisan "The Left's Opportunity," menunjukkan partai Syriza mendapatkan dukungan sebesar 28.1% vs. 25.5% untuk New Democracy.

“Ada kecenderungan yang konsisten dari keunggulan dukungan terhadap partai Syriza dengan marjin yang kecil terhadap partai New Democracy,” kata Dimitris Sotiropoulos, seorang professor ilmu politik di University of Athens dalam sebuah wawancara. Dia mengatakan bahwa headline mungkin akan sangat banyak seiring kelompok media yang memiliki Vima sampai saat ini telah “mulai berikan porsi besar tentang prospek dari kemenangan partai Syriza.'

Investor cemas jika partai New Democracy akan gagal untuk menghapus kesenjangan dengan partai Syriza yang telah mendorong yields obligasi pemerintah di atas 10% untuk pertama kalinya dalam 15 bulan terakhir pada pekan lalu. Kemenangan Tspiras akan mengancam konflik dengan zona eurodan IMF sejak dia berjanji untuk menarik kembali langkah-langkah penghematan yang terkait dengan bantuan penyelamatan Yunani dan menurunkan utang negara.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar