Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

ECB Draghi: Penjualan Emas Sepenuhnya Keputusan Bank Sentral Cyprus

Senin, 15 April 2013 20:18 WIB
Dibaca 2017

Monexnews -

Rumor yang sempat beredar diantara para pelaku pasar bahwa ECB akan memangkas suku bunga acuannya di waktu mendatang ditepis oleh Presiden ECB, Mario Draghi yang menyatakan bahwa kebijakan moneter tidak akan mengatasi akar permasalah krisis di Eropa.

Selain itu Draghi mengakui bahwa problem zona Euro masih belum sepenuhnya hilang meski tampak perbaikan, oleh sebab itu kebijakan ECB masih akan dilanjutkan dalam mandatnya.

Sebelumnya Mario Draghi sempat berkomentar bahwa uang yang didapatkan dari potensial penjualan cadangan Emas Cyprus seharusnya dapat digunakan untuk menutupi kerugian bank sentral dalam menyediakan likuiditas darurat untuk sektor perbankan Cyprus yang bermasalah. Sehingga keputusan penjualan Emas tersebut sepenuhnya tergantung oleh bank sentral Cyprus.

Gubernur bank sentral Cyprus, menambahkan dalam pernyataannya di depan pers bahwa beliau akan bekerjasama dengan pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi Cyprus.

Bagaimanapun komentar Draghi tersebut menyulut spekulasi para investor bahwa negara member Eropa lainnya yang bermasalah dengan hutang seperti Italia, Portugal, Yunani, Spanyol dapat saja mengikuti solusi instan untuk pemenuhan pendanaan sektor perbankan yang bermasalah di negara masing-masing dengan menjual cadangan Emas.

Bila kita cermati MoU bailout Yunani sebelumnya, Troika sudah pernah mencoba untuk menghimbau negara Eropa yang bangkrut dengan melakukan penjualan Emas cadangannya di awal tahun 2012, dalam MoU tersebut tampak diungkapkan bahwa pemberi pinjaman Yunani akan memiliki hak untuk menguasi cadangan Emas di Bank of Greece dibawah persyaratan kesepakatan baru.

Namun, kemarahan publik begitu keras sehingga Troika tidak punya pilihan lain, selain menunda rencana tersebut dan melanjutkan rencana restrukturisasi pemegang obligasi. Bila kita kembali lagi ke situasi saat ini, minat petinggi Eropa pada Emas fisik seakan mendapat angin segar pada problem Cyprus, apalagi jika komentar Mario Draghi yang menyatakan bahwa Cyprus adalah negara kecil, dan sudah lemah oleh penyitaan deposito yang tidak diasuransikan dianggap tidak akan se-"vokal" Cyprus dalam menjalankan agenda penjualan cadangan Emasnya.

Maka siapa negara berikutnya yang akan menjadi korban? Beberapa calon korban tersebut dapat kita perhatikan dalam tabel dibawah ini, dengan highlight berwarna merah menunjukkan posisi balance sheet bank sentral negara tersebut kian kritis dan tidak tertutup kemungkinan untuk terpaksa melakukan penjualan aset cadangan Emasnya.  

Oleh sebab itu cukup wajar jika Goldman Sachs merekomendasikan short selling Gold saat ini, mengantisipasi berbagai negara tersebut menjual ratusan ton cadangan Emasnya sebelum harga mencapai nol bahkan negatif. Harga negatif yang dimaksud disini adalah harga Emas relatif dibandingkan dengan biaya ongkos produksi Emas (rata-rata ongkos produksi di industri Emas $542 per troy ons). Bila harga jatuh dibawah level tersebut maka bisa dikatakan tidak ada earnings yang didapatkan lagi oleh produsen Emas. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar