Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

ECB Nowotny: Kebijakan Moneter Bukan Obat Mujarab

Senin, 27 Oktober 2014 16:37 WIB
Dibaca 990

Monexnews - Kebijakan moneter yang akomodatif tidak dapat menyembuhkan semua perekonomian di Eropa dan harus dilengkapi dengan langkah-langkah lainnya untuk memicu tingkat permintaan, menurut anggota dewan kebijakan European Central Bank, Ewald Nowotny pada Austrian magazine Trend. "Kebijakan moenter dapat menciptakan kerangka kerja yang luas namun harus digunakan oleh para pelaku dalam perekonomian. Kebijakan moneter bukanlah obat mujarab," menurut komentarnya pada majalah yang dirilis hari Senin. Ia kembali mendukung langkah ECB untuk membeli covered bonds dan sekuritas berbasis aset (ABS) sebagai cara untuk mendongkrak tingkat pinjaman oleh perbankan.

"Reputasi pasar ABS di zona euro lebih buruk dari performa sesungguhnya," ucapnya, mengingatkan bahwa tingkat default pada ABS Eropa sejak keluar dari krisis keuangan hanya mencapai rata-rata sekitar 0.6% - 1.5%. "Maka dari itu hal tersebut membuat orang salah mengartikan ABS sebagai junk," ucapnya, mengatakan bahwa ABS merupakan jembatan peneting antara pinjaman bank dan pinjaman pada pasar modal seiring tingkatnya pada keuangan semakin naik. Ia kembali menegaskan pernyataan bahwa kualitas lebih penting dari pada kuantitas bagi ECB dalam program tersebut. Nowotny mengatakan tujuan ECB adalah memperkuat pemulihan ekonomi sehingga laju inflasi akan bergerak mendekati targetnya di dekat 2. "ECB dengan kebijakannya dapat meningkatkan suplai pendanaan namun agar efektif perlu tingkat permintaan yang cukup dari investor dan konsumen. Secara keseluruhan, hal ini membutuhkan inisiatif untuk memperkuat tingkat permintaan pada perekonomian melalui instansi keuangan atau kebijakan struktural."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar