Jumat, 21 Juli 2017

world-economy  World Economy

ECB Noyer: Penguatan Euro Adalah Faktor Deflasioner Yang Kuat

Selasa, 29 April 2014 5:19 WIB
Dibaca 624

Monexnews - Penguatan euro saat ini adalah faktor deflasioner yang kuat dan tingkat inflasi yang rendah di zona euro nampaknya akan bertahan untuk sementara waktu, ucap petinggi European Central Bank Christian Noyer pada hari Senin. Kapasitas luang dan penurunan leverage oleh perusahaan dan pemerintah telah menciptakan lingkungan inflasi rendah yang mungkin akan berlangsung untuk waktu yang lebih lama, ucap Noyer, yang juga merupakan gubernur Bank of France.

Meski ia tidak melihat adanya ancama penurunan harga atau deflasi dalam waktu dekat, Noyer mengatakan penguatan euro menambah masalah pada tingkat inflasi rendah. "Mengingat kontribusi impor pada GDP zona euro, perkembangan nilai tukar euro saat ini adalah faktor deflasioner yang kuat," ucapnya. "Penguatan pada nilai tukar mata uang sebanding dengan pengetatan kebijakan moneter yang tidak diinginkan."

Diperdagangkan di sekitar $1.38 saat ini, penguatan euro menekan harga impor turun dan membebani inflasi secara keseluruhan, yang dalam basis tahunan turun menjadi hanya 0.5% di bulan Maret, jauh di bawah target European Central Bank yaitu sedikit di bawah namun dekat dengan 2.0%. Pandangan dari Noyer terhadap penguatan euro senada dengan komentar oleh Presiden ECB Mario Draghi belakangan ini, yang mengidentifikasikan penguatan euro sebagai potensi pemicu langkah kebijakan selanjutnya. Draghi kembali menegaskan langkah pekan lalu saat ia mengatakan bank sentral dapat mencetak lebih banyak uang untuk membeli aset jika outlook inflasi memburuk.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar