Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

ECB Pertimbangkan Program LTRO Baru Dengan Syarat

Rabu, 27 November 2013 16:29 WIB
Dibaca 494

Monexnews - European Central Bank sedang mempertimbangkan program LTRO baru yang hanya tersedia bagi bank-bank yang setuju untuk menggunakan pendanaan untuk pinjaman usaha, menurut laporan surat kabar Jerman pada hari Rabu. Presiden ECB Mario Draghi dan anggota dewan kebijakan lainnya telah berulang kali menyebutkan opsi peluncuran operasi yang lebih likuid, atau LTRO, untuk membantu perekonomian zona euro yang rapuh dan memastikan aliran pinjaman ke sektor swasta.

ECB memperpanjang pinjaman murah 3 tahunan untuk bank lebih dari 1 trilyun euro (1.36 trilyun dollar) melalui dua program LTRO pada akhir 2011 dan awal 2012. Namun kali ini, opsi yang sedang dipertimbangkan adalah bank-bank tersebut akan memiliki akses pada LTRO jika mereka setuju untuk meminjamkan dana tersebut untuk usaha industri, ritel, dan jasa, menurut laporan Sueddeutsche Zeitung pada hari Rabu. LTRO yang baru juga mungkin hanya berjalan untuk 9 atau 12 bulan, menurut surat kabar tersebut.

Berita ini dirilis setelah petinggi ECB pekan lalu mengatakan mereka terbuka untuk mengambil kebijakan baru untuk mendukung perekonomian zona euro, dimana inflasi berada jauh di bawah target. Kelebihan likuiditas, jumlah uang pada pasar melebihi apa yang diperlukan bank-bank untuk operasi harian- saat ini telah kembali turun ke level terendah sejak September 2011 seiring bank-bank telah membayarkan dua program LTRO sebelumnya.

Hasi polling dari Reuters menunjukkan pelaku pasar memperkirakan LTRO akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2014. ECB juga sedang mempertimbangkan kebijakan lainnya untuk mendukung perekonomian setelah bulan ini memutuskan untuk memangkas tingkat suku bugna ke rekor rendah 0.25%. Anggota Dewan ECB Jens Weidmann pada awal bulan ini mengatakan ECB harus memastikan program pinjamannya tidak terlalu bermurah hati.

Anggota dewan hawkish ECB lainnya, Yves Mersch, pada hari Selasa mengatakan ruang lingkup langkah dari ECB terbatas dan kebijakannya untuk memberikan likuiditas pada perbankan lebih dari yang mereka butuhkan seharusnya tidak menjadi fitur yang permanen. Turut menunjukkan keinginan ECB untuk melihat adanya aliran kredit pada bisnis dan rumah tangga di zona euro, Mersch pada hari Selasa juga menekan bank-bank untuk meminjamkan uang. "Dalam konteks ini, yang juga sesuai dengan keputusan kebijakan moneter kami yang terbaru, saat ini tergantung pada bank-bank dalam menggunakan kondisi keuangan mudah yang kami sediakan, mengalirkan dana menuju rumah tanga dan perusahaan untuk kembali menghidupkan aliran kredit di zona euro," ucapnya. "Kucninya berada pada sektor swasta dan pemerintah zona euro."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar