Minggu, 24 September 2017

world-economy  World Economy

Ekonom PBOC Prediksikan GDP Tahun 2015 Melambat Hingga 7.1%

Senin, 15 Desember 2014 7:53 WIB
Dibaca 599

Monexnews - Pertumbuhan ekonomi China kemungkinan akan melambat hingga 7.1% tahun depan seiring perlambatan pada investasi sektor real estat berlanjut. Sementara laju pertumbuhan mungkin akan melambat, outlook untuk tingkat pekerjaan dan inflasi masih stabil, dan kondisi pasar tenaga kerja tidak akan menjadi kecemasan utama, ucap Ma Jun, kepala ekonom pusat riset People’s Bank of China. Proyeksi pertumbuhan dibandingkan dengan perkiraan bank sentral untuk pertumbuhan sebesar 7.4% tahun ini, laju paling lambat sejak 1990. “Tekanan turun disebabkan oleh perlambatan pada investasi sektor real estat” akan yang memangkas dorongan naik untuk pertumbuhan dari sektor ekspor, menurut Ma.

Negara perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan bulan lalu dengan penutupan pabrik menambah rendahnya tingkat permintaan. Laju pertumbuhan sektor ekspor diperkirakan akan mencapai 6.9% tahun depan, sementara inflasi harga konsumen akan mencapai 2.2%, menurut Ma. Data pekan lalu menunjukkan ekspor naik sebanyak 4.7% di bulan November dari setahun lalu, sementara tingkat impor turun di luar perkiraan di tengah lemahnya tingkat permintaan.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar