Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Ekonomi Lesu, Pemerintah RI Didesak untuk Belanjakan Anggaran

Rabu, 6 Mei 2015 11:40 WIB
Dibaca 2984

Monexnews - Presiden Joko Widodo dijadwalkan memanggil menteri-menteri urusan ekonominya siang ini. Staf kabinet membantah kalau pertemuan antara kepala negara Indonesia dan bawahannya dilakukan sebagai respon terhadap buruknya laporan pertumbuhan ekonomi yang dirilis kemarin.

Menurut laporan Reuters, pihak istana sempat menyebut pertemuan Rabu siang akan membahas soal percepatan belanja negara. Selain menteri-menteri, presiden juga diagendakan bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, di kesempatan terpisah.

Seperti diketahui, perekonomian Indonesia hanya tumbuh 4,71% di kuartal Januari-Maret 2015 dibandingkan triwulan yang sama tahun lalu. Penurunan nilai produk domestik bruto (GDP) terjadi karena anjloknya harga komoditas dan rendahnya belanja negara. Sebelumnya, pelaku bisnis memperkirakan kenaikan GDP kuartal I di angka 4,95% (Poll Reuters) dan lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kurtal IV lalu yang mencapai 5,01 %.

Presiden Joko Widodo sendiri dalam kampanyenya menjanjikan pembangunan infrastruktur secara cepat. Namun efeknya belum bisa dirasakan sampai sekarang akibat spending yang tidak optimal. Pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) memang sudah dilakukan akhir tahun lalu dan berdampak pada keseimbangan neraca transaksi berjalan. Sayangnya masih banyak program pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi. Sampai dengan 25 April 2015, pemerintah baru menghabiskan Rp7 triliun ($537,8 juta) atau 2% dari total anggaran belanja Rp290 triliun untuk pembangunan infrastruktur. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar