Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

Ekonomi Makro Stabil, OECD Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat

Selasa, 31 Maret 2015 15:26 WIB
Dibaca 375

Monexnews - Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang kuat dalam beberapa dasawarsa ke depan, sebagai hasil dari konvergensi ekonomi dengan beberapa negara tetangga.

Prediksi Organization for Economic Co-operation and Development tersebut dapat terwujud jika Indonesia dapat menyediakan dasar-dasar yang tepat, seperti sistem pendidikan yang dirancang dengan baik dan inklusif, infrastruktur yang efisien serta lingkungan ekonomi makro yang stabil.

Dalam surveinya tentang perekonomian Indonesia yang diterbitkan baru-baru ini, OECD menilai, pertumbuhan ekonomi yang memihak kepada masyarakat miskin akan membantu proses konvergensi ekonomi Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan mempermudah migrasi pekerja keluar dari sektor pertanian berproduktivitas rendah menuju sektor industri dan jasa.

OECD meyakini, hal tersebut akan mengentaskan jutaan penduduk dari kemiskinan tanpa memperparah ketimpangan penghasilan. “Selain itu, hal tersebut juga akan mempersiapkan Indonesia untuk memasuki tahap pertumbuhan berikutnya, yang didorong oleh inovasi, yang akan membuat Indonesia termasuk dalam jajaran negara berpendapatan tinggi,” ungkap OECD dalam ikhtisar hasil surveinya.

Selain itu, Indonesia juga memerlukan tambahan sumber daya, seiring dengan semakin efektifnya beberapa program pengentasan kemiskinan yang ada. Indonesia juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, khususnya melalui penargetan yang lebih tepat. “Distribusi pendapatan secara jelas telah menjadi semakin tidak seimbang dalam dasawarsa terakhir, dan hal tersebut perlu diperhatikan pada saat merumuskan kebijakan pertumbuhan,” lanjutnya.

Sebelumnya, OECD menilai, Indonesia memiliki catatan yang sangat baik dalam pengentasan kemiskinan. Indonesia telah berhasil mengurangi tingkat kemiskinan hingga menjadi setengah dari angka sebelumnya dalam dua dasawarsa terakhir.

Namun demikian, sebanyak hampir 30 juta penduduk masih hidup di bawah garis kemiskinan nasional, sebagian besar di wilayah pedesaan dan di beberapa provinsi tertentu. “Untuk mencapai kemajuan lebih lanjut dalam mengeluarkan kelompok masyarakat tersebut dari kemiskinan dan kerentanan ekonomi, kebijakan perlu difokuskan pada pencapaian pertumbuhan yang kuat, inklusif dan berkesinambungan,” jelas OECD.(nv)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar