Jumat, 20 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Ekspor Impor Turun, Sektor Perdagangan RI Cetak Surplus $454,4 Juta

Jumat, 15 Mei 2015 10:24 WIB
Dibaca 4059

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis data ekspor impor Indonesia untuk periode April 2015. Ekspor RI tercatat turun 4,04% ke angka US$13,08 dibandingkan ekspor bulan Maret 2015. Demikian pula jika dibandingkan dengan April 2014, ekspor mengalami penurunan sebesar 8,46%. Ekspor nonmigas April 2015 mencapai US$11,63 miliar, atau turun 0,17% dibandingkan Maret 2015. Begitu pula bila dibanding April 2014, ekspor migas turun 0,1 %.

Sementara nilai impor Indonesia mencapai US$12,63 miliar atau naik 0,16% dibanding Maret 2015, namun jika dibanding April 2014 angkanya turun 22,3%. Impor nonmigas April 2015 tercatat US$10,29 miliar atau turun 0,46% dibanding Maret 2015, dan lebih rendah 18,06% dibanding April 2014. Sedangkan impor mencapai US$2,34 miliar atau naik 3,00% dibanding Maret 2015 dan turun 36,74% untuk skala tahunan. Dengan demikian maka sektor perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$454,4 juta di bulan April 2015.

Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia selama periode Januari-April 2015 adalah US$52,14 miliar atau turun 11,02% dibanding periode yang sama tahun 2014, demikian juga dengan ekspor nonmigas yang hanya mencapai US$44,98 miliar atau menurun 6,43%.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2015 terhadap Maret 2015 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$199,3 juta (11,73%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$270,8 juta (17,1 %).

Ekspor nonmigas ke Amerika Serikat April 2015 mencapai angka terbesar yaitu US$1,38 miliar, disusul India US$1,19 miliar dan Tiongkok US$1,17 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,17%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,32 miliar.

Secara kumulatif nilai impor Januari-April 2015 mencapai US$49,36 miliar atau turun 17,02% dibanding periode yang sama tahun 2014. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$8,44 miliar (turun 42,57%) dan nonmigas US$40,92 miliar (turun 8,64%).

Tiga negara asal barang impor nonmigas terbesar Januari-April 2015 adalah Tiongkok dengan nilai US$9,85 miliar (24,08%), Jepang US$5,05 miliar (12,35%), dan Thailand US$2,74 miliar (6,69%). Impor nonmigas dari ASEAN mencapai pangsa pasar 20,91 %, sementara dari Uni Eropa 9,1 %. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar