Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Fed Bullard Tetap Inginkan Kenaikan Suku Bunga

Selasa, 3 Februari 2015 23:58 WIB
Dibaca 684

Monexnews - Presiden Federal Reserve bagian St. Louis, James Bullard pada hari Selasa kembali mengatakan bahwa ia menginginkan agar bank sentral menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, mengabaikan penurunan pada ekspektasi inflasi yang dipicu oleh penurunan tajam harga minyak. "Perekonomian saat ini sudah cukup dekat dengan normal,” ucap Bullard. "Kondisi perekonomian dapat merasionaliasi kebijakan longgar, namun bukan kebijakan darurat yang diambil tahun 2008 lalu saat tingkat suku bunga ditekan ke dekat level nol," ucapnya.

Meski ia mengakui bahwa laju inflasi masih jauh di bawah target the Fed sebesar 2% ditengah penurunan ekspektasi laju inflasi yang "membingungkan", Bullard mengingatkan kenaikan suku bunga dengan skala kecil akan menempatkan kebijakan bank sentral pada level yang sangat suportif. "Jika kita menggerakkan suku bunga hingga sebanyak 50 basis poin, kita masih memberikan tekanan naik pada inflasi dengan mempertahankan langkah kebijakan yang longgar," ucapnya. Bullard mengatakan ia menginginkan the Fed agar "lepas dari level nol, namun membuat kebijakan moneter sesuai dengan data dan berjalan secara bertahap setelahnya.” Ia mengatakan waktu kenaikan suku bunga tidak begitu penting. Bullard mensinyalkan bahwa ia masih sangat optimis terhadap outlook perekonomian. Ia mengatakan lemahnya inflasi dan turunnya ekspektasi inflasi sudah jelas disebabkan oleh penurunan harga minyak yang signifikan dan bertahan lama. "Kita harus menanti hingga kejutan akibat penurunan harga minyak hilang” untuk memahami apa yang terjadi pada outlook inflasi.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar