Kamis, 23 Maret 2017

world-economy  World Economy

Fed Evans: Inflasi Perlu Menanjak Sebelum Melakukan Tapering

Jumat, 6 September 2013 20:43 WIB
Dibaca 552

Monexnews -

Presiden Fed Chicago, Charles Evans yang sebelumnya cukup konsisten mendukung program stimulus yang mencapai rekor, kali ini menyatakan bahwa The Fed seharusnya belum melakukan tapering stimulus $85 milyar per bulan sampai setidaknya inflasi dan pertumbuhan ekonomi menanjak.

Tahap awal mengurangi stimulus, diperlukan keyakinan bahwa data yang akan datang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat selama Q3 tahun ini, disertai faktor penurunan inflasi yang mulai mereda.

Rapat moneter FOMC berikutnya akan dijadwalkan pada 17 – 18 September mungkin akan mempertimbangkan timing pengurangan stimulus. Pada rapat FOMC 31 Juli lalu, laju inflasi masih tertahan dibawah target 2%, sehingga menunjukkan resiko pelambatan ekonomi. Jika outlook ekonomi membaik mungkin The Fed baru bisa mereduksi QE3 tahun ini dan menghentikan sepenuhnya di pertengahan 2014, menurut Evans.

Mengenai pasar kerja AS, Evans melihat adanya perbaikan sejak awal dimulainya QE3, ketika rate pengangguran di level 8.1% sementara rata-rata pertumbuhan non farm payrolls bulanan hanya di 135,000. Meski data non farm payrolls telah meningkat secara moderat, namun masih dibutuhkan waktu agar perekonomian mencapai level normal. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar