Jumat, 22 September 2017

world-economy  World Economy

Fed Kembali Kritik Kebijakan Proteksionisme Trump

Kamis, 11 Mei 2017 18:35 WIB
Dibaca 3623

Monexnews -Kebijakan proteksionisme Trump dikritik pejabat Federal Reserve William Dudley. Ia menilai kebijakan ini lebih bersifat politis namun bisa berdampak buruk kepada ekonomi AS.  

 Walau tidak menyebut nama Presiden AS Donald Trump, Dudley dalam pidatonya di Bursa Saham Bombay, mengatakan membatasi perdagangan antar negara bisa menghancurkan pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan standar serupa di negara lain.

 "Proteksionisme memang memiliki daya tarik secara politis," ujar Dudley, Presiden The Fed New York.

 “Dilihat dalam sudut sempit, proteksionisme berpotensi bermanfaat untuk segmen tertentu ekonomi dalam jangka pendek. Namun dilihat secara lebih luas, itu hampir pasti akan merusak perekonomian secara keseluruhan dalam jangka panjang," imbuhnya.

 Lebih jauh Dudley mengatakan dalam jangka panjang biaya ekonomi yang terlalu memproteksi ini menutup peluang ekspor ke negara-negara lain yang seharusnya dipermudah dengan adanya perdagangan bebas.

 The Fed adalah lembaga yang independen tetapi bisa dimintai pendapatnya oleh Kongres, dan gubernurnya diangkat oleh Gedung Putih setelah disetujui oleh Senat. Sementara pejabat Fed yang biasanya menghindari merekomendasikan kebijakan fiskal, namun kali ini beberapa kali telah menegaskan manfaat dari perdagangan yang terbuka. Komentar pejabat the Fed yang bertentangan dengan kebijakan Trump ini sering mengemuka sejak Trump terpilih sebagai presiden dengan kampanyenya "American First" dengan memutuskan kesepakatan perdagangan bebas.

(Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar