Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Fed Kocherlakota: AS Butuh Inflasi Yang Lebih Tinggi

Jumat, 5 September 2014 8:36 WIB
Dibaca 610

Monexnews - Laju inflasi AS nampaknya akan tetap berada di bawah target the Fed sebesar 2% hingga 2018, menurut salah satu petinggi Federal Reserve, sebuah sinyal bahwa AS tidak memanfaatkan sumber dayanya secara penuh. Outlook sangat berbeda dari tingkat inflasi yang terlalu tinggi 40 tahun lalu, ucap Narayana Kocherlakota Presiden Federal Reserve bagian Minneapolis. Waktu dulu, Presiden AS Henry Ford meluncurkan kampanye anti inflasi dan menunjuk Meredith Willson untuk menulis lagu tentang itu. "Siapa yang butuh inflasi? bukan negara ini," begitulah bunyi lagunya, seperti dikutip oleh Kocherlakota. "Kita dapat melihat karakterisasi penuh arti dari Wilson di tahun 1974," ucap Kocherlakota. "Namun 40 tahun kemudian, saya akan mengatakan situasinya telah berbalik. Saat ini negara ini butuh inflasi yang lebih tinggi."

Kocherlakota adalah anggota voting panel kebijakan the Fed tahun ini dan telah secara tegas mengatakan bahwa the Fed harus berusaha lebih untuk mendorong naik inflasi dan menekan tingkat pengangguran. Meski demikian, tidak biasanya bagi pejabat bank sentral untuk menyerukan dibutuhkannya kenaikan inflasi. Meski demikian, Kocherlakota yakin bahwa mencemaskan inflasi yang terlalu tinggi, seperti yang dilakukan sejumlah koleganya pada the Fed, merupakan tindakan yang salah. "Penting bagi pembuat kebijakan moneter seperti saya sendiri untuk menyadari bahwa waktu, tantangan, yang kita hadapi saat ini berbeda dengan apa yang dituliskan oleh Wilson pada tahun 1974 lalu."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar