Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Fed's Evans Tidak Inginkan Ada Kenaikan Suku Bunga Hingga Awal 2016

Sabtu, 29 Maret 2014 5:05 WIB
Dibaca 521

Monexnews - Federal Reserve AS akan melakukan yang terbaik untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada level rendah hingga awal tahun 2016 dan kemudian menaikkannya secara bertahap sehingga tidak beresiko menghambat pemulihan ekonomi, menurut salah satu petinggi the Fed pada hari Jumat. "Secara pribadi saya ragu suku bunga akan mulai dinaikkan sebelum pertengahan 2015," menurut Presiden Federal Reserve bagian Chicago, Charles Evans pada konferensi investasi Credit Suisse di Hong Kong. Menurut Market News International, ia mengatakan pada wartawan “Kemungkinan kenaikan suku bunga akan terjadi pada akhir tahun 2015, bukan di pertengahan. Saya sebenarnya mempertahankan hingga awal 2016." Evans menambahkan bahwa ia memperkirakan suku bunga akan berada pada 1.25% pada akhir tahun 2016.

Pandangan tersebut membuat Evans, yang bukan merupakan anggota voting kebijakan the Fed tahun ini, menjadi pejabat the Fed paling dovish kedua, dengan hanya satu dari koleganya yang memperkirakan kenaikan tingkat suku bugna yang lebih lambat, menurut proyeksi yang dirilis pekan lalu oleh the Fed. Menaikkan tingkat suku bunga dengan lebih agresif, apakah untuk mencegak resiko ketidakstabilan sektor keuangan atau tingkat inflasi yang sangat tinggi, dapat menekan tingkat inflasi yang sudah rendah saat ini dan menghambat pemulihan yang akhirnya bertambah cepat, ucap Evans. "Jika kita terus menyampaikan pesan itu berulang kali, maka itu akan memberikan setiap perekonomian kesempatan untuk bersiap dan menghadapi situasi keuangan mereka sendiri dan kita semua akan sama-sama bertumbuh," ucapnya. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar