Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

world-economy World Economy

Fisher: Fed Tidak Terlalu Memikirkan Penguatan Dollar

Jumat, 27 Februari 2015 3:11 WIB
Dibaca 494

Monexnews - Federal Reserve tidak menghabiskan banyak waktu mendiskusikan penguatan dollar pada pertemuannya, ucap petinggi the Fed Richard Fisher pada hari Kamis, menambahkan bahwa hal tersebut akan tertutupi setidaknya sebagian oleh penurunan pada harga minyak. "Saya akan mengatakan bahwa kami tidak menghabiskan banyak waktu mendiskusikan penguatan dollar," ucap Fisher pada pidato yang diselenggarakan oleh Imperial College London. Ia juga mengatakan bahwa langkah pertama yang mungkin akan diambil the Fed untuk menormalisasi kebijakannya adalah untuk "mengubah kurva yield jangka pendek". Sebagai opsi terakhir, the Fed juga dapat menjual obligasi dan mortgage-backed securities miliknya sebagai hasil program pembelian dalam beberapa tahun belakangan ini, ucap Fisher. "Menurutku itu adalah hal terakhir yang mungkin akan kami lakukan," tambah Fisher.

Harga aset seperti bursa saham telah naik terlalu tinggi akibat tingkat suku bunga yang berada di rekor rendah dan pencetakkan uang oleh bank sentral besar, dan kita akan melihat koreksi pada "suatu titik", tambah Fisher. "Saya yakin pasar telah naik terlalu tinggi dan akan terkoreksi pada suatu titik," ucapnya. Fisher menyebutkan S&P 500 AS dan FTSE 100 indeks saham Inggris sebagai contoh trendnya. Ia menambahkan bahwa akan sulit untuk mengukur dampak kebijakan stimulus bank sentral pada pasar secara penuh hingga kebijakan moneter telah dinormalisasi. "Kita tidak akan mengetahui hasilnya hingga kita menormalisasi kebijakan moneter dan hal tersebut akan memakan waktu beberapa tahun." ucap Fisher.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar