Minggu, 17 Desember 2017

world-economy  World Economy

Fisher: Pemerintah AS Memperlambat Pemulihan

Senin, 4 November 2013 10:45 WIB
Dibaca 457

Monexnews - Pemerintah yang tidak efektif, cengeng dan tidak bertanggungjawab secara fiskal telah memperlambat pemulihan AS dan meredam efek stimulus dari kebijakan moneter Federal Reserve yang sangat akomodatif, ucap salah satu petinggi the Fed pada hari Senin. "Sementara the Fed telah bergerak dalam kecepatan penuh, pemerintah federal Amerika Serikat diam saja," ucap Presiden Fed bagian Dallas Richard Fisher dalam pidato persiapan pada the Australian Business Economists.

"Tidak seperti pemulihan pada kebanyakan, pemerintah telah memainkan peranan yang terbailk, dan menekan," ucap Fisher di Sydney. "Ketidakmampuan pemerintah kami untuk sepakat telah berlawanan dengan kebijakan dari Federal Reserve." The Fed membeli aset senilai 85 milyar dollar per bulan untuk memicu pertumbuhan dan tenaga kerja dengan mendorong turun yield obligasi jangka panjang, yang merupakan program quantitative easing ketiga dari the Fed. Dan pekan lalu the Fed memilih untuk memperpanjang dukungan kebijakannya setelah sejumlah data ekonomi yang buruk.

Ekonom saat ini beranggapan bahwa the Fed akan menanti hingga tahun 2014 sebelum mulai memperlambat laju pembelian aset, meski kenaikan pada momentum perekonomian dapat menghidupkan kembali prospek tapering pada pertemuan the Fed tanggal 17-18 Desember nanti.

Fisher menentang program pembelian obligasi the Fed karena ia mempercayai program tersebut tidak dapat berbuah banyak untuk mendorong perekonomian selama pemerintah terus berselisih mengenai anggaran dan tidak dapat mengatasi ketidakseimbangan fiskal dalam jangka panjang. Ia juga telah memperingatkan bahwa mempertahankan kebijakan longgar untuk terlalu lama dapat memicu tingkat inflasi dalam jangka panjang. Tahun depan, Fisher akan menjadi anggota voting pada panel kebijakan the Fed

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar