Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Fisher: The Fed Harus Membagi Kekuasaan

Rabu, 11 Februari 2015 22:46 WIB
Dibaca 548

Monexnews - Federal Reserve harus merubah peraturan pengambilan kebijakan dan pengawan perbankannya untuk mengatasi persepsi konflik kepentingan dan pemusatan kekuasan di New York dan Washington, menurut salah satu petinggi the Fed pada hari Rabu. Richard Fisher, menyapa penonton di New York mungkin untuk terakhir kalinya sebelum turun dari jabatan presiden the Fed bagian Dallas bulan depan, kembali memperingatkan resiko menunda kenaikan suku bunga di tengah lemahnya inflasi. Namun kebijakannya yang paling provokatif adalah mengkritik struktur bank sentral yang menurutnya "tidak masuk akal." 

Meski kemungkinan tidak akan diadopsi dalam waktu dekat, Fisher menyarankan adanya 3 perubahan utama: 6 dari 12 presiden regional the Fed harus menjadi anggota voting kebijakan moneter bersama 6 gubernur the Fed di Washington, dengan Janet Yellen sebagai penengah, untuk "memeratakan kekuasaan antar divisi." Kedua, voting permanen the Fed bagian New York, mengingat presidennya William Dudley yang menjabat wakil kepala Federal Open Market Committee, harus dirotasi setiap 2 tahun di antara bank-bank regional the Fed untuk mengatasi "munculnya konflik kepentingan." Ketiga, Fisher mengatakan, "permasalahan penangkapan peraturan" dapat diperbaiki dengan memindahkan pengawasan bank-bank di Wall Street menjadi pengawasan dari salah satu dari 11 distrik bank the Fed lainnya.
"Menurutku kami di the Fed harus sepenuhnya dan setegas-tegasnya mengatasi kecemasan banyak orang yang merasa terlalu banyak kekuasaan terkonsentrasi di the Fed bagian New York," ucap Fisher. "Saya memahami kecurigaan yang meliputi the Fed bagian New York."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar