Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Fitch: Deflasi di Zona Euro Merupakan Resiko Besar

Selasa, 31 Maret 2015 4:14 WIB
Dibaca 644

Monexnews - Deflasi di zona euro merupakan resiko yang lebih besar bagi korporat dan rating kredit pemerintah di seluruh dunia dibandingkan dengan penurunan harga minyak, menurut laporan Fitch Ratings. Dalam laporan "Risk Radar", Fitch mengatakan, sebagai negara perekonomian terbesar kedua dunia, importir terbesar dan sumber terbesar pinjaman antar bank, deflasi dan pelemahan di zona euro akan memiliki efek domino pada wilayah lain. Laju inflasi di zona euro turun sebanyak 0.3% dalam tingkat tahunan di bulan Februari, sedikit membaik dari penurunan sebesar 0.6% di bulan Januari, namun berhasil meningkatkan kecemasan adanya deflasi seperti di Jepang pada zona euro. Fitch memperingatkan bahwa deflasi yang berkepanjangan atau penurunan harga masih menjadi resiko pada zona euro, kendati European Central Bank (ECB) meluncurkan program quantitative easing (QE) miliknya. Program tersebut diluncurkan di bulan Januari dan bertujuan mendorong laju inflasi. 

Menurut Fitch, QE seharusnya akan membantu mengurangi resiko deflasi yang berkepanjangan di zona euro melalui pelemahan euro dan kenaikan tingkat kepercayaan. Namun kebijakan pelonggaran ECB sebelumnya, TLTRO dan pembelian aset swasta, sejauh ini hanya memiliki dampak terbatas pada dinamika dan kondisi pinjaman. Fitch menambahkan bahwa downgrade rating kredit hanya akan terjadi jika zona euro "menuju deflasi seperti di Jepang", yang mana dapat berujung pada dinamika hutang yang negatif, membuat laju penurunan harga susah untuk berbalik.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar