Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Fundamental Domestik & Global Topang Kospi

Jumat, 23 Agustus 2013 12:46 WIB
Dibaca 482

Monexnews - Pada perdagangan akhir pekan (23/8), indeks Kospi – Korea Selatan terpantau bergerak positif lantaran terbawa suasana rally bursa Asia berkat optimisme kalangan investor menyusul data manufaktur global yang mengalami peningkatan.

Data indeks aktivitas manufaktur PMI seantero dunia yang rilis kemarin menunjukkan negara China, Jerman, zona euro serta Amerika Serikat mengalami ekspansi di sektor itu dari periode sebelumnya. Sehingga hal itu merupakan pondasi yang baik bagi pasar global khususnya untuk memasuki fase pemulihan ekonomi (recovery).     

Secara umum kinerja indeks Kospi yang bermarkas di bursa Seoul, masih akan bergantung pada nilai kurs yen – Jepang, isu tapering federal Reserev AS serta stabilitas perekonomian negeri China. Dari domestik, pasca Bank of Korea (BOK), mempertahankan suku bunga acuan tetap (unchanged) pada 2.5%, bank sentral turut menaikkan prospek ekonomi untuk tahun ini dan berikutnya sekaligus menjelaskan bahwa lintasan pertumbuhan negeri gingseng itu secara umum masih tetap berada di jalurnya.

Pihaknya memprediksi ekonomi akan ekpansi sebesar 2,8% untuk tahun 2013 ini dan 4% pada tahun 2014 seiring perekonomian telah menunjukkan gejala pemulihan. Catatan ekonomi terakhir turut memaparkan bahwa negeri terbesar ke-4 di Asia ini mengalami surplus current account sebesar $7.24 miliar pada bulan Juni, dan merupakan angka kenaikan bulanan terbesar ke dua.

Sedangkan angka industrial output bulan Juni melesat 0.4% dari bulan sebelumnya -0.1%. Dan yang mengejutkan adalah angka pertumbuhan ekspor Korsel melonjak hingga 2.6% di bulan Juli dibanding bulan sebelumnya yang tercatat -1.0%. Sementara angka impor tumbuh drastis sebesar 3.2% dari sebelumnya -3.0%. 

Alhasil, angka ekonomi dan proyeksi pertumbuhan tersebut setidaknya memberikan aspirasi bagi kalangan pelaku pasar terhadap iklim investasi serta turut memperkuat harapan pasar atas pemulihan selanjutnya menyusul membaiknya fundamental ekonomi baik dari China maupun Korea Selatan sendiri.

(Daru Wibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar