Senin, 16 Januari 2017

world-economy World Economy

Fundamental Kuat, Ekonomi RI Berpotensi Tumbuh 6 Persen Tahun Depan

Selasa, 8 April 2014 16:51 WIB
Dibaca 374

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Serangkaian goncangan ekonomi yang berasal dari eksternal seperti subprime-mortgage, krisis utang Eropa, pelemahan pasar ekspor dunia, capital outflow di negara emerging market, dan ketidakpastian akibat rencana tapering off stimulus moneter di Amerika Serikat (AS) tidak menggoyahkan ekonomi Indonesia. Ekonomi Indonesia hingga saat ini menunjukkan kinerja yang dinilai luar biasa.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Firmanzah, kinerja ekonomi Indonesia justru menunjukkan pertumbuhan yang positif hampir di semua indikator. “Ditopang oleh fundamental ekonomi yang luar biasa, bauran kebijakan yang dilakukan pemerintah bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan hasil yang dapat kita rasakan saat ini, di mana secara umum perekonomian nasional dapat terjaga positif dan stabil di tengah tekanan ekonomi dunia,” kata Firmanzah seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa perbaikan neraca pembayaran dan perdagangan, inflasi yang terjaga, peningkatan cadangan devisa, serta semakin menguatnya kepercayaan para pelaku ekonomi terhadap ekonomi Indonesia adalah prestasi yang patut diapresiasi dari tim ekonomi pemerintah, termasuk BI dan OJK saat ini.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) M.Chatib Basri menyatakan keyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2015 akan berada pada kisaran 6 persen. "Tumbuh 6 persen, saya percaya," kata Menkeu usai menghadiri seminar di Jakarta, Senin (7/4). Menkeu menilai, situasi yang stabil ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Kalau situasi stabil, dugaan saya 2015 kebijakan yang ketat nggak akan (diberlakukan) lagi," jelas Menkeu.

Sementara itu, terkait pertumbuhan ekonomi tahun ini, Menkeu memperkirakan, pada kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi nasional akan berada pada kisaran yang sama dengan saat penutupan tahun 2013 lalu. "Angkanya 5,7-5,8 persen. Masih konsisten angkanya," jelas Menkeu.(nic)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar