Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

G20 Berupaya Redam Pengaruh Reduksi QE The Fed

Senin, 22 Juli 2013 15:50 WIB
Dibaca 655

Monexnews -

Pada rapat G20 kemarin, kelompok negara maju dan berkembang turut membahas pengaruh dari rencana bank sentral AS untuk segera mengurangi jumlah pembelian surat utang guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi AS, atau lazim disebut dengan quantitave easing.

Dalam pertemuan di Moskow selama akhir pekan, sekitar 20 menteri keuangan dan gubernur bank sentral mendesak ditariknya stimulus keuangan dengan saksama dan terbuka. Namun, mereka mengindikasikan bahwa tanggung jawab ada pada negara berkembang dalam membatasi dampak pemangkasan stimulus pada pasar dan perekonomian di negaranya masing-masing.

Meski berbagai negara sepakat bahwa quantitave easing harus dikurangi. Namun, sebagian besar negara tampaknya masih menginginkan pengurangan stimulus QE diambil dengan cara yang pantas, sehingga efek pada negara berkembang tidak terlalu besar, terutama jika menimbang sumbangan pentingnya pada pertumbuhan di tingkat global. Bagaimanapun masing-masing negara masih perlu meredam efek negatif dari pengurangan stimulus tersebut. 

Mengenai nilai tukar negara G20 masih berkomitmen untuk membiarkan nilai tukar ditentukan oleh market, menentang perang mata uang sehingga kebijakan moneter kemungkinan akan menargetkan stabilitas harga. Secara keseluruhan fokus kelompok G20 adalah mendongkrak tenaga kerja dan laju pertumbuhan, serta menyusun rencana fiskal yang lebih kredibel.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar