Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

GDP Indonesia Tumbuh Kurang dari 6% di Kuartal Ketiga 2013

Rabu, 6 November 2013 16:46 WIB
Dibaca 410

Monexnews -

Indonesia mengatakan bahwa mereka akan mengizinkan investasi asing di bandara dan pelabuhan seiring pemerintah berusaha merevitalisasi pertumbuhan ekonomi yang sedang berada pada laju terlemah sejak resesi global.

Indonesia mungkin juga akan mengurangi batasan kepemilikan asing di industri telekomunikasi dan farmasi, kata Badan Koordinasi Penanaman Modal pada hari ini, beberapa jam setelah laporan menunjukkan ekspansi ekonomi Indonesia lebih lambat untuk periode kuartal kelima. GDP Indonesia tumbuh 5.62% dalam periode tiga bulan yang berakhir 30 September dari setahun yang lalu, seiring merosotnya rupiah telah membatasi investasi di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Para pembuat kebijakan Indonesia sedang bergulat dengan penurunan nilai tukar rupiah, tingginya inflasi dan berkurangnya modal asing yang masuk yang mana itu akan merusak kestabilan ekonomi yang akan di wariskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum dia akhiri masa jabatannya pada tahun depan. Kegagalannya dalam memperbaiki infrastruktur dalam dua periode kepimpinannya telah menambahkan tekanan pada harga, mengancam peluang partainya dalam pemilu di tahun 2014.

Nilai tukar rupiah turun sebanyak 0.5% menjadi 11.415 per dollar pada pukul 15.45 WIB di Jakarta pada hari ini,  harga berdasarkan dari bank lokal yang di kompilasi oleh Bloomberg. Rupiah telah turun lebih dari 15 persen pada tahun ini, kinerja terburuk dinatara 11 mata uang Asia yang di ikuti oleh Bloomberg.


(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar