Minggu, 24 September 2017

world-economy  World Economy

GDP Jepang Lebih Buruk Dari Ekspektasi

Senin, 8 September 2014 8:33 WIB
Dibaca 586

Monexnews - Data revisi gross domestic product (GDP) Jepang menunjukkan perekonomian berkontraksi dengan laju tahunan sebesar 7.1% pada kuartal kedua, lebih buruk dari estimasi sebelumnya pada 6.8% seiring kenaikan pajak konsumsi nasional terhitung bulan April lalu menghambat pemulihan. Hal ini menandai kontraksi terbesar sejak kuartal pertama tahun 2009, saat krisis keuangan global menekan sekot ekspor Jepang, dan lebih buruk dari estimasi analis pada 7.0%. Dalam basis kuartalan perekonomian berkontraksi sebesar 1.8%, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya pada 1.7%.

"Sementara data kuartalan kurang lebih sesuai ekspektasi, rincian dari data GDP mengecewakan; investasi non-pmukinan direvisi turun dari penurunan sebesar 2.5% menjadi 5.1%. Salah satu alasan mengapa tingakt permintaan secara keseluruhan tidak turun lebih tajam lagi adalah investor menopang output sebanyak 1.4% dibandingkan 1.0% pada estimasi sebelumnya," Marcel Thieliant, ekonom Jepang pada Capital Economist. "Kedepannya, output akan hanya rebound tipis di kuartal ketiga. Tingkat produksi industri masih berada 2% di bawah rata-rata kuartal kedua pada bulan Juli, kami masih belum melihat adanya pemulihan pada tingkat belanja modal," ucap Thieliant.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar