Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Geser Thailand, Indonesia akan Jadi Pasar Otomotif Terbesar di Kawasan

Selasa, 26 Agustus 2014 11:31 WIB
Dibaca 673

Monexnews - Indonesia hampir pasti menggeser Thailand dari daftar negara pangsa pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Faktor stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi alasan dibalik proyeksi tersebut. 

Angka penjualan Indonesia akan mencapai sekitar 1.2 juta unit di tahun 2014 atau lebih tinggi dibandingkan estimasi penjualan kendaraan di Thailand yang mentok di 1 juta unit. Perkiraan tersebut dituturkan oleh Tim Zimmerman, Presiden General Motors Co wilayah Asia Tenggara. Sementara menurut data Bloomberg, angka penjualan kendaraan di Indonesia naik 6.6% di semester pertama 2014, sementara di Thailand jumlah penjualannya justru minus 40%.

"Indonesia jelas akan mengambilalih posisi Thailand tahun ini dan prospeknya semakin bagus," demikian ujar Zimmerman. Angka penjualan terus menurun di Thailand karena negara itu terus dilanda konflik politik yang berujung pada kudeta tanggal 22 Mei lalu. Kondisi yang tidak menentu telah membuat perekonomian nasional jatuh ke dalam jurang resesi. Sebaliknya, pangsa pasar otomotif di Indonesia bertambah luas sejalan dengan kenaikan tingkat kepercayaan konsumennya ke level tertinggi dalam 20 bulan terakhir. Optimisme bisnis semakin bagus setelah Joko Widodo memenangkan pemilihan umum yang diadakan bulan Juli lalu.

Meski upah rata-rata di Indonesia masih rendah, rasio pertumbuhannya 12% lebih cepat dibandingkan Thailand jika dihitung sejak tahun 2008. Dari kacamata ekonomi, pertumbuhan produk domestik brutonya juga lebih bagus di paruh pertama 2014 yakni sebesar 5.17% dibandingkan pertumbuhan ekonomi Thailand yang hanya 0.1%. Sementara dari sisi produksi otomotif, Thailand juga kalah dari Indonesia sepanjang periode yang sama. Pembuatan kendaraan di negeri gajah putih anjlok 29%, sedangkan produksi Indonesia naik 15%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar