Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Goldman: OPEC Hadapi Dilema Untuk Memangkas Output

Selasa, 18 November 2014 11:57 WIB
Dibaca 810

Monexnews -  Keputusan untuk memangkas output OPEC dalam jumlah besar guna mendongkrak harga minyak mentah kemungkinan tidak akan diambil mengingat hal tersebut kemungkinan akan mendorong produksi minyak shale di AS, menurut Goldman Sachs Group Inc. Sementara penurunan pada harga minyak mentah menuju pasar bearish memperbesar peluang pemangkasan output, pemangkasan lebih dari 500,000 barel per hari dapat berarti dibutuhkannya pemangkasan lebih lanjutan mulai dari tahun 2016 dan seterusnya, menurut analis Goldman termasuk Jeffrey Currie. Negara-negara besar Organization of Petroleum Exporting Countries seperti Arab Saudi telah menolak usulan untuk mengurangi suplai seiring Venezuela, Libia, dan Ekuador mencai langkah untuk mendorong naik harga minyak mentah.

“Pemangkasan dalam jumlah besar akan sulit untuk diterapkan mengingat kebutuhan pendanaan sejumlah negara anggota OPEC,” ucap Currie, kepala riset komoditas Goldman, terkait Libia, Iran, Venezuela, dan Irak. Harga minyak telah anjlok lebih dari 30% sejak level tinggi bulan Juni di tengah melejitnya output minyak AS ke level tertinggi dalam lebih dari 3 dekade. OPEC yang akan menggelar pertemuan tanggal 27 November nanti di Vienna, melebihi taret produksinya sebanyak 30 juta barel per hari untuk kelima bulan berturut-turut pada bulan Oktober.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar