Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

Gubernur BI Perkirakan Inflasi November Lebih Terkendali

Kamis, 28 November 2013 15:37 WIB
Dibaca 362

Monexnews - Laporan inflasi Indonesia baru dijadwalkan rilis pada tanggal 2 Desember mendatang. Namun Gubernur Bank Indonesia optimis laju inflasi November 2013 tertahan tidak jauh dari levelnya saat ini berkat efek kebijakan moneter terbaru.

Agus Martowardojo hari ini menyatakan prediksinya bahwa laju inflasi November muncul pada kisaran 0,05% sampai 0,1% atau tidak terlampau jauh dari inflasi bulan Oktober yang sebesar 0,09%.

Menurut Agus, inflasi akan mereda karena terdampak oleh bauran kebijakan bank sentral dalam beberapa bulan terakhir. Sedangkan untuk akhir tahun nanti, angkanya ditargetkan tetap di bawah level 9.0% dibandingkan tahun lalu (YoY). "Trend inflasi memang turun dan untuk bulan November kemungkinan keluar di antara 0,05% dan 0,1%," ujarnya ketika ditemui awak media.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Oktober 2013 sebesar 0,09%. atau relatif rendah bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Faktor penurunan harga komoditas menjadi alasan di balik meredanya tekanan inflasi di akhir tahun. Adapun tingkat inflasi tahun untuk periode Januari-Oktober 2013 yaitu sebesar 7,66% dan tingkat inflasi tahunan (yoy) adalah 8,32%.

Meskipun tekanannya mereda, terdapat gap besar antara target inflasi dalam asumsi APBN-Perubahan dan inflasi riil yang terlihat sekarang. APBN mencantumkan inflasi 2013 di angka 7,2% (YoY) sementara Bank Indonesia memperkirakan inflasi tahun ini 2013 berkisar di 9,0%-9,8% (YoY).

(dim)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar