Sabtu, 18 November 2017

world-economy  World Economy

Gubernur BOJ: Strategi Pencapaian Inflasi Sudah Benar

Kamis, 9 Oktober 2014 15:10 WIB
Dibaca 677

Monexnews - Gubernur Bank of Japan (BOJ), Haruhiko Kuroda, beberapa saat lalu di New York mengatakan bahwa perekonomian negaranya akan diuntungkan oleh target pencapaian inflasi 2% yang diberlakukan pemerintah. Bos bank sentral Jepang ini yakin kalau nantinya kenaikan harga di level konsumen akan menyakiti perekonomian dan melambungkan biaya hidup warga. 

Jepang sedikit banyak telah mampu menangani iklim deflasi yang sudah berlangsung selama satu dasawarsa terakhir. Namun harus diakui bahwa upaya untuk menaikkan level inflasi dengan penyesuaian pajak dan upah telah menghambat roda perekonomian. Tidak heran jika publik meragukan apakah pengorbanan warga saat ini setimpal dengan efek yang didapat dari kenaikan inflasi ke kisaran 2%.

Merespon skeptisme pasar dan pelaku bisnis, Kuroda menegaskan dirinya sangat yakin program kebijakan bank sentral akan berdampak baik di masa depan. Ia juga tidak berniat mengubah cara pendekatan bank sentral dalam menjalankan amanat konstitusi. "Ada yang bertanya apakah upaya menaikkan harga-harga tepat dilakukan saat laju pertumbuhan (ekonomi) sedang lambat. Jawaban saya jelas ya," imbuhnya dalam pidato di hadapan anggota Economic Club of New York. Gubernur BOJ bersikukuh bahwa penghentian iklim deflasi adalah suatu keharusan untuk mendorong ekonomi nasional.

Dengan inflasi yang lebih tinggi, perusahaan akan lebih mampu menjalankan operasionalnya. "Kami sudah melihat banyak perusahaan berkembang dengan baik sejak kenaikan harga terjadi tahun lalu," tambahnya. BOJ sendiri tidak menutup pintu untuk adanya pelonggaran baru apabila laju inflasi menjauh dari sasaran. "Inflasi akan mencapai 2% sekitar bulan Maret 2016 mendatang," kata Kuroda optimis. Bank sentral sendiri pertama kali meluncurkan program pelonggaran pertama di bulan April 2013 dengan target pencapaian level inflasi ideal dalam dua tahun atau di 2015. Namun seiringa banyaknya kendala di lapangan, BOJ mengubah target waktu pencapaian inflasi hingga 3 tahun atau di 2016 mendatang.

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar