Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Hanya Pasarkan Aksesori, Bos Xiaomi Belum Berniat Jual Ponsel di AS dan Eropa

Rabu, 3 Juni 2015 13:09 WIB
Dibaca 4385

Monexnews - Produsen ponsel asal Tiongkok, Xiaomi, memang resmi membuka toko online-nya untuk melayani konsumen di wilayah Eropa dan Amerika Serikat. Namun transaksinya hanya mencakup produk aksesoris semacam earphone dan powerbank dan bukan penjualan handset andalan. Bos Xiaomi punya alasan soal hal ini.

Menurut Vice President Global Xiaomi, Hugo Barra, perusahaannya belum berencana mendirikan toko online untuk memasarkan produk smartphone-nya di Amerika dan Eropa. "Peluncuran smartphone di Amerika membutuhkan usaha yang besar," katanya kepada CNBC. Mengingat selain toko online, perusahaan pemilik merek juga harus mempersiapkan pusat layanan purna jual di banyak wilayah untuk kebutuhan servis dan klaim garansi barangnya. Jumlah modal yang diperlukan lumayan besar, belum termasuk pengeluaran lain-lain untuk keperluan marketing. "Di sektor perakitan, anda bahkan masih harus membuat disain antena yang sesuai dan sangat memakan waktu," tambahnya.

Sebelum peluncuran toko online pekan ini, Barra menegaskan fans Xiaomi sangat memiliki keterikatan dengan gadgetnya. "Mereka juga selalu tertarik dengan layanan terintegrasi kami karena semakin mempermudah aktivitasnya," demikian katanya. User Xiaomi yang biasa disebut dengan 'Mi Fans' sangat diuntungkan oleh keberadaan ekosistem Xiaomi. Misalnya saat ingin memesan makanan cepat saji di sebuah restoran, mereka akan langsung bisa meng-klik pesanannya di ponsel dalam aplikasi yang tidak dimiliki oleh merek ponsel lainnya. Aplikasi ini dibuat oleh komunitas pengguna Xiaomi yang tersebar di seluruh dunia.

Perusahaan yang diririkan 5 tahun lalu ini merupakan pemain utama di industri ponsel China. Di kuartal IV 2014, Xiaomi menguasai 14% pangsa pasar Tiongkok di atas produsen besar lainnya semacam Apple dan Huawei.

Barra sesumbar bahwa perusahaannya adalah satu-satunya produsen yang memanfaatkan secara optimal sistem operasi Android, baik dari sisi pemasaran maupun pengembangan teknologi di dalamnya.

Di Amerika dan Eropa, toko Xiaomi hanya akan menjual aksesoris termasuk headphone, jam tangan dan baterai. Penjualan aksesoris ini diperkirakan bisa sesuai harapan karena semuanya tidak hanya bisa dikoneksikan dengan ponsel Xiaomi, namun juga bisa dipakai dengan smartphone merek lain yang berbasis Android. Hugo Barra juga akan mendaftarkan paten dan registrasinya sehingga Xiaomi tidak akan sulit melakukan penetrasi pasar dan bisa menghindar dari kemungkinan sengketa paten. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar