Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

Harga Konsumen di AS Anjlok Di Luar Estimasi

Kamis, 16 Mei 2013 19:48 WIB
Dibaca 545

Monexnews - Biaya hidup di Amerika Serikat turun di bulan April untuk bulan kedua, ini merupakan yang pertama kalinya penurunan inflasi berturut-turut sejak akhir 2008, seiring harga bahan bakar yang melemah.

Indeks harga konsumen turun sebanyak 0.4 persen, ini merupakan penurunan terbesar sejak Desember 2008, setelah turun sebanyak 0.2 persen di bulan Maret, menurut angka yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari ini di Washington. Sebelumnya, para ekonom yang di survei oleh Bloomberg memproyeksinya akan turun sebesar 0.3 persen, menurut estimasi median para analis. sementara itu untuk indeks harga konsumen inti naik sebesar 0.1 persen, kurang dari yang diperkirakan analis.

Harga bahan bakar yang lebih murah membantu konsumen dalam mengatasi beban pajak yang lebih tinggi dan lesunya kenaikan upah dengan mereka dapat membelanjakan uang ekstra tersebut di tempat lain. Selain biaya energi yang menurun, meredanya kenaikan harga-harga barang dan jasa  dapat berikan pejabat di Federal Reserve keleluasaan untuk mengatur kebijakan yang harus mereka putuskan karena perekonomian memerlukan lebih banyak stimulus moneter.

“Kami melihat penurunan yang sangat agresif di harga bahan bakar, dan itu akan di ikuti untuk harga barang dan jasa lainnya,” kata Laura Rosner, seorang ekonom di BNP Pariba di New York yang mengatakan sebelum dirilisnya laporan.” The Fed sedang melihat pelemahan pada inflasi inti.”ini bukan asumsi dasar mereka bahwa pelemahan akan berlanjut atau lebih buruk, namun jika itu terjadi, itu akan menjadi perhatian yang serius dan akan membuat mereka berpikir untuk menanggapinya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar