Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

world-economy World Economy

Harga Konsumen Jepang Terlihat Melonjak Cepat Di Tengah Upaya Kenaikan Upah

Senin, 30 Desember 2013 17:08 WIB
Dibaca 405

Monexnews -

Para pengusahan Jepang akan gagal dalam tahun fiksal berikutnya untuk memperhatikan tujuan dari Perdana Menteri Shinzo Abe terhadap kenaikan upah, yang melebihi inflasi, dengan menyoroti resiko bahwa pemulihan negara akan melambat, di tunjukan dalam survey terhadap beberapa ekonom.

Pendapatan uang tunai buruh, yang menjadi patokan untuk upah, akan naik sebesar 0.6% pada tahun terhitung mulai 1 April, berdasarkan perkiraan median dalam jajak pendapat terhadap 16 ekonom dalam Bloomberg News. Harga konsumen akan naik lima kali lebih cepat, naik sebesar 3%, seiring naiknya pajak penjualan untuk pertama kalinya sejak tahun 1997, di tunjukan dalam surveu terpisah oleh Bloomberg.

Tekanan pada konsumen dari resiko tingginya harga telah mengurangi dukungan publik unuk Abenomics dan akan berkaitan dengan belanja retail, kecuali Abe dapat meyakinkan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan upah untuk meredam dampak tersebut. Yang di pertaruhkan adalah mempertahankan pemulihan di negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia, yang berencana untuk ekspansi pada tahun ini pada laju tercepat sejak tahun 2010 seiring Abe mencoba untuk mendorong ekonomi keluar dari deflasi yang sudah berlangsung selama 15 tahun.

“Kenaikan upah akan melambat daripada kenaikan harga setidaknya sampau tahun 2015, ini merupakan pukulan terhadap Perdana Menteri Abe,” kata Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom di Itochu Corp. di Tokyo.”Ini akan memakan waktu yang cukup lama untuk perusahaan untuk merubah pola pikir mereka , yang masih terjebak dalam pemikiran deflasi.”

Dalam sebuah wawancara di Tokyo pada bulan ini, Abe mendesakt perusahaan untuk tingkatkan upah lebih cepat daripada kenaikan biaya hidup.” Bagi kami untuk keluar dari deflasi yang sangat penting adalah kenaikan upah,” kata Abe pada tanggal 6 Desember.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar