Selasa, 28 Maret 2017

world-economy  World Economy

Hari Ini, Pemerintah Buyback SUN yang Jatuh Tempo Pada 2014-2019

Kamis, 11 September 2014 13:57 WIB
Dibaca 610

Monexnews - Hari ini, Kamis (11/9) Pemerintah akan melakukan lelang pembelian kembali (buyback) Surat Utang Negara (SUN) dengan cara penukaran (debt switch). Lelang dilakukan melalui Ministry of Finance Dealing System (MOFiDS) trading platform mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB.

Seri-seri Obligasi Negara yang dapat ditawarkan oleh pemegang Obligasi Negara (source bond) adalah beberapa seri Obligasi Negara yang jatuh tempo pada periode tahun 2014-2019. Adapun Obligasi Negara penukar (destination bond) yang ditawarkan Pemerintah adalah SUN seri FR0069, FR0070, FR0071, dan FR0068.

Sesuai keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, SUN seri FR0069 akan jatuh tempo pada 15 April 2019, dengan harga penawaran 100,25 persen dan tingkat kupon 7,875 persen. Seri FR0070 akan jatuh tempo pada 15 Maret 2024, dengan harga penawaran 101,85 persen dan tingkat kupon 8,375 persen.

Sementara, seri FR0071 akan jatuh tempo pada 15 Maret 2029, dengan harga penawaran 104,95 persen dan tingkat kupon 9 persen. Terakhir, seri FR0068 akan jatuh tempo pada 15 Maret 2034, dengan harga penawaran 97,95 persen dan tingkat kupon 8,375 persen.

Harga penawaran dinyatakan dalam harga bersih (clean price) dengan satuan harga dalam bentuk persentase sampai dengan dua desimal dan kelipatan 0,05 persen. Volume penawaran minimum adalah Rp1 miliar atau 1.000 unit, dengan kelipatan Rp1 miliar atau 1.000 unit.

Pada prinsipnya, semua pemegang seri-seri SUN yang ditawarkan tersebut dapat ikut serta dalam lelang ini. Namun, dalam pelaksanaannya harus dilakukan melalui Dealer Utama yang telah ditunjuk oleh Pemerintah.

Saat ini telah terdaftar 19 (sembilan belas) Dealer Utama, yang terdiri atas lima belas bank dan empat perusahaan sekuritas. Dealer Utama tersebut adalah Citibank NA, Deutsche Bank, HSBC, Bank Central Asia, Bank Danamon Indonesia, Bank Internasional Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Panin, Bank Rakyat Indonesia, Bank Permata, Standard Chartered Bank, JPMorgan Chase Bank NA, Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bank OCBC NISP dan Trimegah Securities.

Setelmen sendiri akan dilaksanakan melalui sistem Bank Indonesia–Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) pada 16 September 2014 dan hanya dilakukan dengan Dealer Utama. Setelmen dilakukan dengan mentransfer source bond ke Pemerintah dan menerima destination bond dari Pemerintah, serta menyelesaikan selisih tunai (apabila ada). (wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar