Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Hatta Rajasa: Pertumbuhan Ekonomi 2014 Bisa 6 Persen

Rabu, 20 November 2013 13:20 WIB
Dibaca 458

Monexnews - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi di tahun 2014 dapat mencapai 6 persen atau lebih tinggi dari tahun ini yang diperkirakan mencapai 5,8 persen. Namun, level ini dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang cenderung lebih lambat. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Selasa (19/11).

Menurutnya, kondisi saat ini memang sulit untuk tidak mengkoreksi pertumbuhan ekonomi, karena pertumbuhan yang tinggi malah akan meningkatkan defisit current account (transaksi berjalan). Namun, pemerintah akan tetap berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi untuk merealisasikan penyerapan tenaga kerja yang lebih besar.

"Kita perlu lapangan pekerjaan dan perlu kesejahteraan. Kita optimis pertumbuhan ekonomi 5,8 persen tercapai di akhir tahun ini dan lebih baik daripada negara-negara lain dan pada tahun 2014 bisa mencapai 6 persen meski BI telah menaikan suku bunga acuannya (BI rate)," terangnya.

Ia mengatakan, dengan cenderung lambatnya pertumbuhan ekonomi, pemerintah akan mengupayakan kompensasi yang lain untuk menggenjot penyerapan tenaga kerja dan menekan angka kemiskinan. Saat ini ada social protection agar angka kemiskinan tidak meningkat dan melindungi industri maupun dunia usaha tidak melakukan lay off. Untuk menurunkan angka kemiskinan, sambung dia, pemerintah akan mengoptimalkan Masterplan Program Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI). "Kita punya program ini dalam bentuk klaster dan kita harapkan ini akan cepat menurunkan angka kemiskinan," pungkasnya. (ans)


Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar