Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

world-economy World Economy

Hingga Oktober 2014, Realisasi APBN-P 2014 Terus Meningkat

Rabu, 10 Desember 2014 14:33 WIB
Dibaca 458

Monexnews - Secara garis besar, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2014 mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal ini terlihat dari realisasi pendapatan dan hibah, belanja, serta pembiayaan per Oktober 2014. Tercatat, hingga 31 Oktober 2014, realisasi pendapatan dan hibah telah mencapai Rp1.218,66 triliun atau 74,5 persen dari pagu APBN-P 2014.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan jika dibandingkan realisasi pendapatan negara dan hibah pada periode yang sama tahun lalu. sebagai informasi, pada periode yang sama tahun 2013, realisasinya mencapai Rp1.098,43 triliun atau 73,1 persen dari pagu APBN-P 2013.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi dalam keterangan resminya pada Selasa (9/12) menyatakan, peningkatan realisasi pendapatan negara dan hibah ini disebabkan persentase realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang lebih tinggi 6,3 persen, meskipun realisasi penerimaan perpajakan lebih rendah 0,3 persen dibandingkan persentase realisasi tahun lalu.

Dari sisi belanja, hingga 31 Oktober 2014 realisasinya telah mencapai Rp1.412,74 triliun atau 75,3 persen dari pagu APBN-P 2014. Angka ini meningkat jika dibandingkan realisasi belanja pada periode yang sama tahun lalu.

Pada periode yang sama tahun 2013, realisasi mencapai Rp1.237,98 triliun atau 71,7 persen dari pagu APBN-P 2013. “Peningkatan ini disebabkan persentase realisasi belanja Pemerintah Pusat lebih tinggi 5 persen, meskipun realisasi transfer daerah lebih rendah 0,2 persen dibandingkan persentase realisasi tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga 31 Oktober 2014, defisit anggaran mencapai Rp194,08 triliun atau 80,4 persen dari pagu APBN-P 2014. Pada periode yang sama tahun lalu, defisit tercatat sebesar Rp139,55 triliun atau 62,2 persen dari pagu APBN-P 2013.

Untuk pembiayaan sendiri, hingga 31 Oktober 2014, realisasinya telah mencapai Rp250,09 triliun atau 103,6 persen dari pagu APBN-P 2014. “Pada periode yang sama tahun 2013, realisasi mencapai Rp217,32 triliun atau 96,9 dari pagu APBN-P 2013,” pungkasnya.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar