Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

Honda: Pelonggaran Lanjutan Beresiko Timbulkan Overheat Perekonomian

Selasa, 3 Maret 2015 12:47 WIB
Dibaca 563

Monexnews - Bank sentral Jepang seharusnya menahan diri dalam mengambil kebijakan tambahan untuk sementara waktu guna memastikan bahwa perkonomian tidak mengalami “overheat,” menurut salah satu penasehat ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe. Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Etsuro Honda mengatakan bahwa laju inflasi mungkin akan kembali turun menuju level nol akibat penurunan harga minyak global, namun akan "mulai naik dengan sendirinya" mencapai sekitar 2% hingga awal tahun 2016. Honda, salah satu advokat paling vokal terhadap pelonggaran moneter, mengatakan penurunan harga minyak dalam jangka panjang akan memperkuat tekanan inflasi dengan menstimulasi tingkat belanja konsumen. Honda mengatakan bahwa pelemahan yan, dampak dari pelonggaran BOJ saat ini, dan antisipasi kenaikan pada tingkat upah dasar tahun ini akan memicu tekanan naik pada inflasi.

Honda, yang juga merupakan Profesor Universitas Shizuoka, mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini, jika BOJ kembali melonggarkan kebijakan moneter laju inflasi akan naik bahkan lebih tinggi lagi, dan nampaknya hal tersebut tidak diperlukan. Honda menambahkan bahwa meski jika laju inflasi turun lebih dalam lagi, selama penyebab utamanya adalah penurunan harga minyak, dan selama selisih suplai-permintaan Jepang membaik, pelonggaran tambahan seharusnya tidak diambil, jika tidak perekonomian dapat mengalami "overheat" pada semester kedua tahun ini.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar