Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Hungaria Berjanji Penuhi Persyaratan Defisit Uni Eropa

Senin, 6 Januari 2014 10:25 WIB
Dibaca 496

Monexnews - Pemerintah Hungaria tidak lelah meyakinkan publik bahwa mereka mampu menghindari ancama defisit besar sebagaimana ditakutkan banyak pihak. Menteri perekonomian, Mihaly Varga, akhir pekan lalu menyatakan bahwa pihaknya bisa memenuhi target 2.7% dari total gross domestic product pada tahun ini.

Akhir tahun lalu, Hungaria sempat diisukan akan menjadi negara baru yang masuk daftar hitam bailout Uni Eropa. Walaupun kondisi keuangan dan perekonomian nasionalnya masih jauh lebih sehat ketimbang Yunani, negara ini mengalami masalah defisit kronis.

Untuk 2014, pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan 2% atau dua kali lipat lebih besar dibandingkan estimasi sebelumnya. Namun demikian, tidak ada yang bisa memastikan anggota zona Euro ini mampu menjauh dari ambang batas rasio defisit terhadap GDP regional, yakni sebesar 3%. Kondisi defisit sudah berlangsung sejak tahun 2010, dan membuat Hungaria menjadi negara dengan jumlah hutang terbesar kawasan dengan rasio hutang terhadap nilai perekonomian mencapai sekitar 80%.

Di bawah pemerintahan Viktor Orban, Hungaria bisa terhindar dari ancaman disiplin fiskal Uni Eropa karena mampu mengelola keuangannya dengan baik. Selama sembilan tahun terakhir, pemerintah melakukan berbagai cara untuk menyehatkan neraca dengan memungut pajak tinggi dari pelaku bisnis keuangan, ritel dan energi. Belum lagi jika dihitung dengan program nasionalisasi senilai $14 miliar pada aset keuangan berbasis dana pensiun warga.

Menteri Perekonomian Hungaria akhir pekan lalu meyakinkan publik bahwa pihaknya akan memenuhi batas defisit yang diperbolehkan oleh Uni Eropa pada tahun 2014. "Kami akan memenuhinya, namun semua sangat tergantung pada arus kas anggaran," ujar menko Mihaly Varga kepada agensi berita MTI. Ia percaya bahwa target itu bisa tercapai meskipun Hungaria sedang dilanda inflasi rendah. Dalam laporan kuartalannya bulan lalu, bank sentral memperkirakan inflasi rata-rata Hungaria adalah sebesar 1.3% untuk tahun 2014. "Meski pemerintah memotong belanja energi dan sumber daya, tingkat harga konsumen terjaga berkat produksi ekonomi yang kuat, kesuksesan formula moneter dan fiskal serta stabilnya nilai tukar Euro," ujar Varga percaya diri.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar